919
  • Zona Maritim Menurut UNCLOS - KTB #2

    1,619 views 8 months ago
    Apa Beda Laut Teritorial, ZEE dan Landas Kontinen?

    Berdasarkan UNCLOS, negara-negara di dunia berhak atas laut yang sangat luas dengan zona-zona yang beragam jenis dan ukurannya.

    Kamu mungkin pernah belajar atau mendengar bahwa sebuah negara berhak atas laut territorial selebar 12 mil laut atau ZEE selebar 200 mil laut. Dua zona maritim itu belum lengkap. Ada zona maritim lain yang menjadi hak sebuah negara berdasarkan UNCLOS. Yuk kita simak lebih detil zona maritim yang menjadi hak sebuah negara dan ruang laut yang bukan merupakan hak negara manapun.

    Secara umum, referensi yang digunakan untuk mengukur lebar suatu zona maritim disebut garis pangkal. Bagi orang awam, garis pangkal ini mirip dengan garis pantai tetapi sebenarnya tidak sama. Secara sederhana, garis pangkal adalah garis yang merupakan pertemuan antara air laut dan darat ketika air surut. Air yang berada di dalam garis pangkal disebut perairan pedalaman, misalnya air yang ada di teluk. Di luar garis pangkal, zona yang pertama adalah laut territorial yang lebarnya 12 mil laut dan meliputi tidak saja air laut tetapi juga udara di atasnya, air laut dan dasar laut di bawahnya. Jadi laut territorial itu meliputi tiga matra.

    Pada laut territorial ini berlaku apa yang disebut kedaulatan penuh atau sovereighty. Jadi kedaulatan penuh bagi suatu negara itu berlaku di wilayah daratan dan di laut territorial yang juga mencakup udara di atasnya.

    Di luar laut territorial disebut zona tambahan yang meliputi air laut saja dengan lebar maksimal 24 mil laut. Setelah itu adalah zona ekonomi eksklusif atau ZEE yang diukur sejauh maksimal 200 mil laut dari garis pangkal. Kewenangan negara atas ZEE ini meliputi air laut dan dasar laut di bawahnya. ZEE merupakan kewenangan negara atas air laut yang maksimal. Artinya hak sebuah negara atas air laut hanya sampai 200 mil laut dan di luar itu, air laut merupakan milik semua negara alias laut bebas.

    Perlu diingat lagi, lebar maksimal zona tambahan dan ZEE memang diukur dari garis pangkal tetapi yang dimaksud dengan zona tambahan dan ZEE adalah ruang laut di luar laut territorial. Dari sini juga bisa dipahami, zona tambahan sebenarnya masuk dalam ZEE. Jika demikian, mengapa perlu ditetapkan zona tambahan segala, toh kawasan itu sudah masuk di dalam ZEE yang dikuasai oleh negara tersebut? Aturan yang berlaku, terutama hak dan kewajiban negara di zona tambahan agak berbeda dengan yang berlaku di ZEE, kita akan pelajari nanti.

    Selain ZEE ada juga yang disebut dengan landas kontinen. Landas kontinen adalah dasar laut yang berada di luar laut territorial ke arah laut lepas. Bedanya dengan zona maritim yang lain, landas kontinen ini tidak memiliki ketentuan lebar yang spesifik. Jadi landas kontinen itu ditentukan tidak berdasarkan lebar tertentu dari garis pangkal. Hak sebuah nergara terhadap landas kontinen itu ditentukan dengan berbagai pertimbangan misalnya bentuk dasar laut, ketebalan sedimen atau endapan di dasar laut dan lain-lain.

    Lebar landas kontinen bisa saja lebih dari 200 mil laut dari garis pangkal jika memang terbukti syarat-syaratnya terpenuhi. Untuk ini, sebuah negara perlu melakukan pemetaan dasar laut sehingga mengetahui dengan persis bentuk dasar laut dan ketebalan sedimen yang ada. Menariknya, UNCLOS juga menegaskan bahwa jika landas kontinen sebuah negara terbukti tidak melebihi 200 mil laut dari garis pangkal, maka negara tersebut tetap berhak atas 200 mil laut. Jadi, tanpa perlu melakukan survey dan pemetaan terlebih dahulu, sebuah negara bisa mendapatkan 200 mil laut landas kontinen.

    Jika suatu negara berhak atas landas kontinen lebih dari 200 mil laut maka artinya negara tersebut berhak atas dasar laut hingga di luar 200 mil laut dari garis pangkal. Sementara kita tahu tadi, hak masimal negara terhadap air laut adalah 200 mil laut yang disebut dengan ZEE. Artinya, mungkin ada situasi di mana dasar laut di luar 200 mil laut merupakan hak sebuah negara tetapi air di atasnya itu tidak menjadi haknya tetapi merupakan laut bebas.

    Landas kontinen merupakan zona maritim terluar yang ada dalam kewenangan sebuah negara. Di luar itu dasar lautnya disebut The Area alias Kawasan dan ini merupakan hak segala bangsa. Jika memenuhi syarat, siapapun boleh memanfaatkannya, tentu harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

    Ada satu lagi yang kamu perlu tahu. Jika pada wilayah darat dan laut territorial berlaku kedaulatan penuh atau sovereignty, maka di luar itu berlaku hak berdaulat alias sovereign right. Jadi pada zona tambahan, ZEE dan landas kontinen itu berlaku hak berdaulat saja, bukan kedaulatan penuh. Maknanya, sebenarnya ruang laut itu bukan sepenuhnya menjadi milik negara tetapi negara memiliki kewengan penuh untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada di sana. Dengan kata lain, jika ada negara lain yang menangkap ikan di ZEE kita atau melakukan penambangan migas di landas kontinen kita, itu melanggar hukum internasional. Show less
    Read more
  • Andi Arsana Play all

    This item has been hidden
  • Uploads Play all

    This item has been hidden
to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...