Loading...

Desa Wisata Ikan Air Tawar Pati

4,178 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Published on Apr 16, 2013

http://www.jatengprov.go.id/?mid=beri...

SABTU - 13 April 2013;
PATI - Pembudidayaan tambak darat di Desa Talun Kecamatan Kayen Kabupaten Pati, mulai mendapatkan perhatian dari Gubernur Jawa Tengah. Wilayah yang akan dikembangkan sebagai Desa Wisata ini, Sabtu (13/4), dikunjungi Gubernur Bibit Waluyo.

Pengembangan budidaya ikan air tawar di Desa Talun Kecamatan Kayen, di areal seluas 270 hektar, menurut Bibit, layak untuk dijadikan Desa Wisata. Apalagi setelah kelompok tani yang ada di Desa Talun, berhasil mengubah dan mengembangkan rawa menjadi kolam-kolam ikan air tawar.

Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo mengatakan, prospek usaha kelompok tani di Desa Talun, telah mampu memasarkan hasil budidaya ikan air tawarnya keluar daerah seperti Jawa Timur dan Jawa Barat.

"Selain sebagai kolam pemijahan, juga sebagai lokasi pancing bagi yang hobi mancing. Bisa mancing ikan bandeng, ikan tombro, ikan nila dan sebagainya. Dan kelak waktu nanti, saya yakin Desa Talun akan menjadi desa wisata. Dan saya mendukung penuh mudah-mudahan dikelola dengan baik," kata Gubernur Bibit Waluyo.

Gubernur Bibit Waluyo juga berharap, pengembangan Desa Talun Kecamatan Kayen sebagai Desa Wisata, akan menjadi pusat-pusat ekonomi kerakyatan di bidang perikanan budidaya.

"Kalau Pati berkembang seperti ini, berarti ada potensi unggul lagi. Baru saja saya menanam kelapa kopyor, yang ada cuma di Pati yang aslinya ada di Dukuhseti sana. Ini kalau ditumbuhkembangkan juga akan menjadi luar biasa, karena kepala kopyor ini spesialisasi untuk hidangan minuman ringan di mana saja," puji Gubernur Jawa Tengah.

Pengembangan dan budidaya ikan air tawar yang paling luas di Jawa Tengah, menurutnya ada di Pati. Bahkan dari kelompok tani, dari luas yang sekarang ada, akan dikembangkan menjadi 500 hektar. Hanya saja, lanjut Bibit, produksinya masih kalah dengan di daerah Jati Kabupaten Boyolali, yang produksi lelenya mencapai 40 ton/hari, dan ikan nila 50 ton per hari.

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...