Loading...

Saluang Pauah & Bansi. Minangkabau Bamboo flute

162,491 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Uploaded on Dec 28, 2008

Die Bansi der alten Minangkabaukultur, wird als Medium magischer Praktiken, dem sogenanten "Pitunang" verwendet. Als Herstelungmaterial werden die Bambussorten Talang oder Sariak (33cm länge und 3 cm Durchmesser), verwendet.
Gespielt von Pandeka Mihar.
http://www.pandeka.com/
----------------------------------------
The Minangkabau people are an ethnic group from Western Sumatra and they have a lot of very interesting cultural traits. One of the most cited facets of their culture is the fact that they are the largest matrilineal society. While they are also Islamic, they remain quite engaged with their own traditions (prior the arrival of Islam), a fusion of Hinduism, Buddhism and Animistic ( Palbegu )Majusi beliefs.
Their architecture is also quite striking, as you can see also in this channel.
This video was taken in Ensemble Theater Vienna during dress rehearsal annual gala from Pandeka Mihar Institut on november 30th 2008.
http://www.pandeka.com/
----------------------------------------
Alunan saluang dari seruas bambu itu begitu mendayu seolah menggugah rindu perantau pada kampung halamannya di ranah minang. Padahal alat musik itu sangat sederhana, hanya seruas bambu dengan tiga, empat dan enam lubang nada.
Namun di tangan seniman yang ahli ditambah dengan sedikit mantra dan jampi-jampi akan menggugah hati yang mendengarnya, terlebih bila ditujukan pada anak muda yang dimabuk asmara atau kerinduan.

Saluang adalah alat musik tiup tradisional dari Sumatera Barat. Terbuat dari sejenis bambu/ Talang pilihan yang tipis,setelah melalui beberapa pengolahan menjadi berwarna kuning gading. Dimainkan dengan ringan dengan satu atau dua pendendang. Ada tiga jenis Saluang: Saluang darek , Saluang Sirompak dan Saluang Pauah dari daerah Padang perbukitan

Alat musik ini sering dimainkan seorang pemuda/ pemudi untuk melepas kerinduan, pelipur lara, atau pelepas lelah. Suaranya mengalun indah seperti udara di pegunungan.

Sedangkan di daerah pesisir Sumatera Barat lebih dikenal Bansi yang mirip Saluang. Sama-sama terbuat dari jenis bambu/ Talang atau Sariak tipis, lebih pendek dari Saluang. Namun nada yang dimainkan lebih meriah. Mungkin untuk mengalahkan suara deburan ombak di pesisir atau membuat ikan menjadi jinak. (padangkini2008yanti)
http://www.pandeka.com/

  • Category

  • License

    • Standard YouTube License

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...