Upload

Loading...

DON'T WAIT!

1,937

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Uploaded on Jan 5, 2012

Kebebasan berekspresi itu manusiawi. Tangis, tawa, marah, beribadah sesuai keyakinannya. Wujud lainnya sederhana, seperti bebas berpendapat, bebas menulis, bebas beribadah, bebas menyuarakan aspirasi politik. Semua dilakukan tanpa paksaaan dan tekanan.

Tapi, dalam praktiknya, kebebasan berekspresi bisa menghadapi banyak tantangan dan halangan. Sebagian orang, termasuk negara, kadang merampas hak tersebut. Merenggut kemanusiaan kita.

Maka, kita tak hanya bisa menunggu. Kebebasan berekspresi itu harus diperjuangkan.

Inilah suara para pejuang kebebasan berekspresi dan demokrasi dari beberapa negara di Asia, seperti Indonesia, Myanmar, Aghanistan, Thailand, Nepal, Filipina, Maladewa, dan lain-lain.

Mereka sudah bersuara. Kini saat Anda untuk turut memperjuangkannya.
Don't wait. Let's fight for our right.

Ide cerita dan video: Anton Muhajir (@antonemus) dan El Cahyono (elcahyo).

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...