Loading...

France 2 “Cash Investigation” Bongkar Propaganda Susu Bubuk di Indonesia

550 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Published on Apr 21, 2017

Heboh! Televisi Perancis Bongkar Propaganda Susu Bubuk di Indonesia

Acara televisi nasional Perancis, France 2 “Cash Investigation” mengupas dan membongkar kasus kontroversial dengan metoda penelusuran fakta dan konfirmasi narasumber. Pada episode “Pemasaran, Strategi Rahasia” ini Elise Lucet dan timnya melakukan penyelidikan selama 1 tahun dan mencela praktik kampanye marketing rahasia beberapa merek.

Acara ini juga mengangkat skandal sebuah anak perusahaan besar Perancis di Indonesia yang mendistribusikan bubuk formula bayi. Bayi yang diberi formula memang menderita masalah kesehatan, kadang-kadang fatal. Seorang dokter spesialis anak di Rumah Sakit St. Carolus, dr Utami Roesli, membenarkan bahwa penggunaan formula pada bayi baru lahir meningkatkan resiko penyakit yang lebih tinggi seperti pneumonia, diare, dan penyakit lainnya.

Di negara lain termasuk di Indonesia promosi produk formula bayi merupakan hal yang terlarang. Hal inipun tercantum secara tertulis dalam peraturan internasional. Pada tahun 1978, senator Edward Kennedy di Amerika menggugat pabrik susu atas praktek penjualan formula bayi di negara-negara berkembang, termasuk di Jakarta. Setelah 35 tahun berlalu Cash Investigation meliput praktek promosi di lapangan dengan mendatangi langsung beberapa masyakarat tidak mampu di Jakarta. Menurut salah satu kesaksian masyarakat di pinggiran kota Jakarta, tenaga kesehatan yang menanganinya seolah-olah membohonginya untuk segera memberikan formula setelah melahirkan.

Hasil survei menunjukkan bahwa masih banyak dokter dan bidan di rumah sakit yang mendorong ibu untuk membeli formula. Sebagai pertukaran untuk hadiah dan dukungan keuangan, mereka berubah menjadi pekerja komersial. Angka kelahiran bayi yang besar di Indonesia ternyata menjadi sasaran empuk marketing rahasia dari perusahaan besar Perancis.

Saat mewawancarai tenaga kesehatan seperti dokter dan bidan, dari kesaksian para bidan terungkap pemberian insentif serta dukungan berlebihan dari anak perusahaan besar Perancis. Juga jumlah dus dan kaleng formula yang harus dihabiskan setiap bulan. Fasilitas yang diinginkan tenaga kesehatan dengan mudah dapat dipenuhi oleh tim marketing anak perusahaan besar Perancis. Insentif berupa uang pun akan ditransfer ke rekening khusus.

Di akhir tayangan, Elica Lucet berusaha mewawancarai CEO perusahaan besar Perancis, Mr. Faber. Namun setelah sebulan berusaha menemuinya, Faber menolak untuk memberikan pernyataan.

©bidhuan 2015

sumber: http://bidhuan.id/

Comments are disabled for this video.
Advertisement
When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...