Upload

Loading...

Konser Musik Tradisional Jepang di Rusia

22,528 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Uploaded on Oct 23, 2010

Musik tradisional Jepang Koto, Shamisen dan Shakuhachi dimainkan di salah satu istana kerajaan, dekat St Petersburg.

[Nishimura Reytey, Pemain Shakuhachi]:
"Dimulai dengan musik, yang diciptakan berdasarkan musik tradisional Jepang. Ini berbeda dengan tangga nada tradisional Eropa, hingga nadanya kedengaran aneh dan misterius, tapi ini adalah genetika Jepang."

Musik hanya terdiri dari 5 not, dan ditulis dengan huruf, bukan not.

Mendengarkan musik hogaku, mirip seperti ritual keagamaan. Disini, anda dapat lebih merasakan jiwa orang Jepang, bukan hanya musik tradisionalnya.

[Nishimura Reytey, Pemain Shakuhachi]:
"Ia bahkan mirip dengan suara gunung, air terjun, lembah dan sungai."

Instrumen musiknya sendiri terasa dekat dengan alam. Seruling Shakuhachi dibuat dari bambu, memiliki lima lubang.

[Nishimura Reytey, Pemain Shakuhachi]:
"Sangat sulit untuk memainkan shakuhachi. Anda dapat mengubah suara saat memindahkan jari. Dalam sistim Eropa, ini dapat dilakukan saat bernafas, tapi disini, hanya dengan memindahkan jari."

Shamisen mirip dengan kecapi Eropa. Ia terbuat dari kayu mahoni, yang dilapisi kulit kucing. Instrumen ini sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Bermain shamisen merupakan bagian penting dari kehidupan geisha, dan juga digunakan dalam teater Kabuki tradisional Jepang.
Disini, sebuah lagu dinyanyikan, tentang kekasih yang dirindukan.

Koto adalah alat musik bangsawan dan dimainkan di pengadilan. Sebelum pertunjukan, 13 senar sutra ditata dengan pin khusus. Kuku tiruan dari gading dipakai untuk memperkuat suara. Menggesekkannya ke senar, akan menghasilkan suara berbeda.

Musisi menampilkan karya favorit mereka pada bagian akhir. Mereka ingin menyampaikan keindahan dan kesedihan dari bagian akhir.

"Saya sangat menyukai konser ini. Menciptakan kesan seperti baru dari Jepang."

Beberapa penonton telah lama ingin mendengarkan musik klasik Jepang.

"Saya senang sekali saat melihat di program festival 'All Flags' bahwa akan ada musik tradisional Jepang, koto, shamisen dan shakuhachi. Kemarin saya datang, juga hari ini."

Konser adalah bagian dari Festival Kerjasama Kebudayaan Internasional "All Flags".

NTD News, St. Petersburg, Rusia.

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...