Loading...

PUISI: BUNG KARNO DAN RAKYATNYA

417 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Published on Feb 13, 2012

Bung Karno adalah seorang pemimpin yang memiliki jiwa yang lentur. Baginya Indonesia adalah segalanya. Rakyatnya adalah roti kehidupannya. Puisi ini saya sarikan dari buku Bung Karno Putra Fajar. Inti dari cerita ini adalah tentang seorang presiden yang ingin mendengar langsung isi hati rakyatnya secara langsung.

Bung Karno
Karya: Rachmad Sadeli

Di pagi yang bening aku duduk di beranda istana, aku pandangi taman indah hasil olah tanganku sendiri

Batinku dilanda sepi
Lantaran aku tidak bisa lagi bercengkrama langsung dengan rakyatku

Untunglah aku tidak pendek akal.
Aku pakai kaca mata dengan bingkai tanduk dan kemeja biasa.

Aku keliling kota dengan memakai kaca mata berbingkai tanduk itu
Aku harus melihat rakyatku, ya aku harus melihat rakyatku
Rakyatku adalah roti kehidupanku
Aku dengarkan celoteh mereka, berdebat dan berkelakar tentang hidup
Sejurus kemudian aku rasakan kekuatan hidup mengalir ke seluruh tubuhku

Aku bisa bebas membeli sate di pinggir jalan
Aku nikmati jajanan dari bungkus daun pisang
Seketika hidupku lebih menyala...manyala...dan menyala

Pada suatu malam aku pergi ke Pasar Senen. Aku berkeliling bebas dengan seorang komisaris polisi
Tidak tahan hanya melihat, aku bicara pada seseorang
Tapi tiba-tiba terdengar suara perempuaan berteriak Hei...hei ini..bapak..orang ini bapak...bapak... Dalam hitungan detik aku dikerubungi banyak orang dan aku menghilang dari situ dengan mobil kecil.
Dan meninggalkan jejak indah bersama rakyat yang aku cintai sepenuh jiwa.
(Cilandak, 10 Februari 2012)

  • Category

  • License

    • Standard YouTube License

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...