Loading...

KARYA SIMBIOTIK D3 DESKOMVIS UNS FOR KMDGI X

4,628 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Published on Mar 28, 2013

"Pak Buk.. Aku muleh telat..."
Merespon media luar ruang dengan mural komunikatif
dengan objek halte


D3 Desain Komunikasi Visual
Universitas Sebelas Maret Surakarta

Kenapa halte ? Oke mural tersebut di realisasikan di Jl. Ahmad Yani Solo, jalan tersebut berada di wilayah barat kota Solo yang merupakan jalur provinsi sehingga banyak di lalui bus antar kota jadi di lampu merah Jl. Ahmad Yani sering menjadi jalur naik turun penumpang. Dari situlah muncul beberapa gagasan mentah untuk merespon media luar ruang tersebut. Kami mengamati sekitar 2 hari dari halte yang berseberangan dengan spot yang akan kita respon. Bila cuaca terik, orang orang yang menunggu bus berlidung dibawah pohon, dan bila hujan datang, mereka berlari untuk berteduh ke arah halte di mana tempat kami mengamati dan dari situ momen kami untuk bertanya tanya kepada pengguna angkutan bus yang naik dari spot tersebut seputar tempat tersebut. Dan apabila bus yang ditunggu sudah terlihat, tak jarang mereka berlari kembali ke spot yang kita amati untuk naik ke bus yang dituju dan ini sangat berbahaya karena berlari dalam keadaan hujan dan menyebrangi 2 arus lalulintas yang lumayan padat dengan bus. Dari situlah muncul ide kami untuk merespon spot tersebut dengan objek halte. Halte merupakan sarana paling memasyrakat karena halte paling tersebar dipinggiran kota dan halte ruang komunikasi yang cukup aktif antar sesama pengguna sarana transportasi bus dari dari berbagai penjuru pinggiran dalam satu kota.

Ukuran spot sekitar 15m dengan tinggi 2m dan dengan konstruksi berbentuk seperti bangku panjang. Untuk membuat halte tentunya dibutuhkan kanopi atau sarana berteduh. Tentunya sangat tidak mungkin dengan pemasangan kanopi ditempat tersebut dari segi perijinan dll. Dan dari melihat konstruksi bangku dibawahnya kami sepakat untuk merealisasikan halte tersebut dengan mural dan konstruksi bangku tersebut sebagai kursi halte.

Kenapa mural ? Oke, mural merupakan media komunikasi yang paling lebih dekat dengan masyarakat pengguna jalan disekitar spot tersebut. Dan mungkin lewat mural kami belum sepenuhnya menyelesaikan masalah tapi sedikit memberi komunikasi kepada pemerintah kota untuk mempertimbangkan pembangunan sarana umum seperti halte di daerah tersebut dan sedikit memberikan sentilan kepada para calon penumpang agar naik angkutan bus ditempat yang telah disediakan karena tempat tersebut belum sepenuhnya beralih fungsi menjadi halte dan kami berharap atas mural halte ditempat tersebut dapat merefleksi kondisi halte yang utuh dan dapat di direalisasi oleh pemerintah kota. Untuk proses pengerjaan mural sendiri selama 3 hari dan dikerjakan dari mahasiwa D3 DKV UNS dari angkatan 2012 sampai 2009. Untuk Tagline pada mural ini yaitu "Pak Buk... Aku Muleh Telat..." yang dalam bahasa Indonesia berarti Bapak Ibu... Aku Pulang Terlambat. Mungkin sedikit humor kami sisipkan pada mural ini karena untuk menarik minat pengguna jalan dan sedikit memberikan kesegran humor pagi pengguna jalan ditengah ramainya jalan kota Solo. Dan penggunaan Tagline tersebut belum tentu tanpa arti, Tagline tersebut terinspirasi dari pengguna angkutan yang berteduh disebrang spot apabila kehujanan dan harus berlari kembali ketika bus yang ditunggu datang. Tak jarang mereka terlambat untuk keseberang lalu mereka terlewat jauh dari bus yang mau dinaiki dan terlambat pulang kerumah :)

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...