Loading...

Ribuan Nelayan Bugis Menjadi Warga Malaysia

137,589 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Published on Aug 3, 2008

28.05.2005

Sabah: Menjadi warga suatu negara adalah hak asasi manusia. Itu pula yang menjadi keyakinan ribuan nelayan asal Bone dan Enrekang, Sulawesi Selatan, yang memilih menjadi warga negara Malaysia. Mereka kini menetap di kawasan Batu Dua Laut, Sandakan, Sabah, Malaysia.

Beberapa anak Bugis sudah tak hafal lagi lagu Indonesia Raya. Sebaliknya, para bocah itu fasih melagukan Negaraku sebagai lagu kebangsaan mereka. Apa mau dikata, orang tua, kakek, dan nenek mereka telah memilih melepaskan kewarganegaran Indonesia dan beralih menjadi warga Malaysia sekitar 20 tahun silam.

Di Kampung Batu Dua Laut, sedikitnya ditinggali lima ribu nelayan keturunan Bone dan Enrekang. Mina, warga Enrekang, mengaku sudah tinggal di sana sejak belum memiliki anak. Pada awalnya nelayan keturunan Bone dan Enrekang memutuskan bermukim di tempat ini karena alasan ekonomi. Mereka menilai lebih mudah mencari ikan di perairan Malaysia. Meski sudah menjadi warga negara Malaysia, mereka tetap menjalani adat istiadat Bugis sampai saat ini.

Keberadaan para nelayan keturunan Bone dan Enrekang ini telah diakui pihak Kerajaan Malaysia. Sebagai bukti, mereka telah memegang may card, semacam kartu tanda penduduk. Bahkan, Partai United Malay National Organization (UMNO), partai terbesar Malaysia menjadikan mereka sebagai basis perolehan suara.

Eksodus warga Indonesia ke Malaysia karena alasan ekonomi juga dilakukan sejumlah warga yang tinggal di Desa Temajuk, Paloh Sambas, Kalimantan Barat. Warga yang sebagian besar nelayan dan petani itu kemudian tinggal di Kampung Telok Melano, Malaysia.

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...