Loading...

The Mystery Of The Ancient 3D Woven Fabric

3,067 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Published on Apr 30, 2012

MISTERI KAIN TENUN KUNO
Nipon adalah nama Negara Jepang . Menurut kepercayaan setempat , kekaisaran Jepang berdiri sekitar tahun 600 sebelum masehi oleh Tenno (kaisar) Jimmu, yang di percaya sebagai keturunan Anaterasu Omikami (Dewi Matahari). Dasar-dasar kekaisaran Jepang di letakan pada abad ke lima oleh Klan Yamato (Pendeta Utara) Klan ini kemudian mengangkat diri menjadi kaisar dari abad ke enam sampai abad ke delapan, Jepang mengutip banyak unsur kebudayaan Cina. Agama Budha pun berpadu dengan agama asli Shinto.
• Keaneka ragaman tradisi dan budaya ini juga mengambarkan geometri fraktal dalam gambar tenun dan kuil - kuil di Jepang paparan berikut untuk melanjutkan lukisan kuno dari rolan benang Jepang dan mempelajari evolusi tenun yang misterius ini dari struktur ornamen istana di Jepang. Studi ini akan membawa kita ke misteri " Tenun Kuno Zaman Kekaisaran " . Penelitian ini " kompleksitas tenun " ketujuan seni (Tenun Nipon Evolusi) membawa hipotensi bahwa pada zaman itu ada seniman yang merealisasikan seninya ke bidang benang yang di tenun dengan akurat tanpa menghilangkan aspek - aspek relief sehinga menghasilkan karya sejati seni yang bernilai tinggi di butuhkan waktu bertahun -- tahun untuk pembuatannya menyatukan benang dengan akurat hinga menjadi gambar rajutan. Dan gambar ini merupakan hasil interaksi antara Tiga Dimensi " Seni Sejarah Kuno, Tradisi dan Teknologi benang tenun. Ini di perkuat denga bukti dalam relife gambar (bangunan arsitektur kuno) yang menyediakan representasi obyek manusia. (lihat pada gambar)
• Jika Proses evolusi berjalan dari sederhana dan kompleks ini cukup masuk akal untuk keberadaan hipotensis peradaban tenunan kuno tentang sejarah awal , mengetahui budaya yang memiliki seni Tiga Dimensi, yang kompleks biasanya memiliki seni dua dimensi dalam era keberadaan hipotensis peradaban tenunan kuno tentang sejarah awal , mengetahui budaya yang memiliki seni Tiga Dimensi, yang kompleks biasanya memiliki seni dua dimensi dalam era yang relative sama dengan (Patung Daud karya Michalengelo "tiga dimensi") dan (lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci "dua dimensi").
Di abad 8 dan 9 peradaban dunia telah membangun banyak karya seni tinggi yang metodenya Tiga dimensi seperti Borobudur dan Perambanan , lalu dimana atau apa jenis lukisan kuno di masa itu? Cukup sulit untuk menemukan bukti fisik tentang keberadaan lukisan tenun kuno.
Hal ini mungkin karena artefak itu kemungkinan besar terbuat dari kain atau kayu yang tidak bertahan lama. Berbeda dengan batu dan tulang.
Seperti halnya lukisan di atap Puri Kertha, Gosa, Klungkung di perkirakan tahun 1700 -- 1720. Koleksi Wayang Beber, Gambar lukisan ini mengungkapkan sejumlah karakteristik yang terkait dengan seni kuno konvergen atau sebelum muncul pengaruh Eropa.
• Warna selalu membangkitkan reaksi emosional . Beberapa orang lebih menyukai warna tertentu dan beberapa orang lagi tidak menyukai warna tersebut karena itulah peran warna menjadi sangat krusial dan penting dalam menyampaikan pesan dalam dunia komunikasi visual. Warna bisa menyampaikan pesan sublimasi tentang persepsi dan indra sensori manusia yang akhirnya bisa mengubah cara kita berfikir tentang sebuah subjek.
• Gambar objek yang terdapat di kain tenun misteri ini sebagai realis wanita atau objek manusia cendrung di gambarkan pesona , keanggunan, dan kecantikan (selir -- selir Kaisar). Dimana cerita ini merupakan bukti fenomena kejayaan negri tersebut.
Seakan ingin menggambarkan dinamika gerak dalam lingkungan statis atau pola Multirealitas.
• Benda seni biasanya bercerita tentang sebuah kisah tertentu, yang mencoba untuk diwakili dalam satu karya atau beberapa karya (frem). Tujuannya adalah tidak semata berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga dapat di gunakan sebagai media pendidikan melalu
Yang menarik dari kain tua ini adalah ketika di videokan gambarnya timbul warna, padahal apabila kita kontak fisik langsung dengan tenunan ini warna tidak timbul bahkan pudar hampir tidak terlihat..... cerita dan nilai -- nilai yang ada di dalamnya agar cerita di teruskan ke generasi berikutnya.

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...