Loading...

Puisi Hegemoni - Dominasi Mukzizat Menjelang Ajal Kematian - Fradhyt Fahrenheit

2,221 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Uploaded on Sep 19, 2011

Hegemoni Mukzizat!

24
...entah badai apa yang mampu melarutkan waktu
pada detik detik membara di akhir kematianmku!

...entah ledakan bau busuk di tubuh luka abadi
kala siap membakar nyawa di jerit usia menghenti!

tiba-tiba dua bayang datang menjenguk jiwaku
seseorang lelaki tua gagah berjanggut legam
dan wanita berjubah hitam dari kamar seberang
suara mereka syahdu menyapa di tepi ranjang
serupa angin sejuk membiusi teduh batinku
danau biru mata mereka binar serupa malaikat
penuh rindu seakan pernah kehilangan putranya

kala rapuh tanganku mendekapi salib kayu
dibelainya penuh haru dengan bisikan doa baru
doa yang pernah kulalui kala lafaz kumandang
azan dari kubah mesjid pinggiran kota berdebu

"jangan kau takut, anak muda!
kami datang kecuali atas izin tuhan
lupakan propaganda penuh kebencian
yang selalu memfitnahi janggut legamku ini
serta jubah hitam kami acapkali dilambangi teroris
setan sadis penghuni padang pasir menyeramkan!

sesungguhnya kami bukanlah bangsa ganas
sebuas badai panas gurun liar menakutkan
dan sesungguhnya lelangit baghdad adalah
kota seribu satu azan kumandang suara tuhan

biarkan kubelai nyeri luka-lukamu ini
berurai narwastu doa putih dari kitab suci kami
semoga para malaikat menjilati luka luka perihmu
hingga sembuh lalu bersih dari rasa malu..."

entah suara apa yang melarutkan waktu pada detik detik matiku
entah itu bau busuk di tubuh luka abadi datang menjenguk jiwaku
lelaki tua berjanggut putih dan wanita berjubah hitam datang bertamu
dari kamar seberang mereka menyapa serupa angin sejuk membius sukmaku
sedanau mata mereka binar seolah malaikat kehilangan putranya penuh rindu
tanganku mendekap salib kayu dibelainya penuh haru dengan bisikan doa baru
doa yang pernah kulalui kala lafaz kumandang azan mesjid pinggir kota berdebu


Cuplikan Drama Puisi "Gigolo Terakhir" by FF

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...