YouTube home National Registration Day
Upload

Loading...

Siantar Berduka, 28 Februari 2013-Bus Masuk Jurang, 6 Pelajar dan Sopir Bus Tewas (Doc.TRANS TV)

8,081 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Published on Feb 28, 2013

Sebuah bus yang mengangkut rombongan pelajar di Simalungun, Sumatera Utara, masuk jurang sedalam 5 meter. 7 Orang penumpangnya tewas termasuk sopir.
SIMALUNGUN - Bagai mimpi. Berkali-kali kalimat itu terlontar dari rekan, guru dan orangtua para pelajar yang tewas dalam kecelakaan maut, di Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolog Panribuan, Kamis (28/2) pukul 17.00 WIB.

Bus Koperasi Diori BB 7663 EA yang membawa rombongan pelajar anggota paskibra dari Kota Siantar terjun ke jurang dan menewaskan 7 pelajar termasuk supir. Penumpang dalam bus tersebut 32 orang.

Mereka berencana latihan paskibra di Balai Diklat Kehutanan, Kecamatan Dolog Panribuan, Simalungun. Rombongan yang tergabung dari beberapa SMA di Siantar itu diberangkatkan dari Lapangan H Adam Malik Siantar.

[Foto: DHEV FRETES BAKKARA]
TERJUN -- Bus yang membawa rombongan paskibra terjun ke jurang hingga menewaskan 7 orang.

Di perjalanan menuju Parapat, tepatnya di jalan umum alternatif km 1,5 jurusan Siantar-Balai Diklat Kehutanan Pondok Bulu, jalan dengan tikungan ke kanan ditambah kondisinya yang licin karena hujan, Humisar Marpaung (48) selaku supir kehilangan keseimbangan. Akibatnya, bus menabrak jembatan hingga terjun ke jurang selaman 20 meter dan masuk sungai yang dalamnya sekitar 5 meter.

Akibat peristiwa itu, hingga tadi malam diketahui 7 orang tewas dan 17 lainnya mengalami luka-luka. Para korban tewas satu per satu dibawa keluarga masing-masing dari ruang Jenazah RS Djasamen Saragih, Kamis malam.

Sementara korban lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Vita Insani Kota Siantar. Hingga saat ini, ratusan keluarga korban, siswa SMA yang kecelakaan masih berada di RSU Djasamen Saragih.

17 Luka-luka
Informasi dihimpun METRO, rombongan Paskibra itu awalnya melakukan latihan di Tanah Lapang Haji Adam Malik. Selanjutnya mereka pergi ke Pondok Bulu melakukan latihan gabungan. Mobil yang ditumpangi siswa sedikitnya 15 unit dari berbagai merek.

Tiba Pondok Bulu atau sekitar 200 meter lagi ke lokasi tujuan, diduga mobil Koprasi Diori mengalami rem blong, sehingga jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter yang berada di TKP tidak dapat dielakkan. Mobil yang ditumpangi 32 siswa termasuk supir dan kernet itu terjun bebas.

Selain 7 orang korban tewas, para pelajar yang mengalami luka berat dan luka ringan masih dirawat di Rumah Sakit Vita Insani Jalan Merdeka sebanyak 17 orang. Terpisah, Kapos Lantas Polsek Dolok Panribuan Ipda H Oppungsunggu mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap korban kecelakaan maut itu.

Untuk sementara, masih 25 orang yang diketahui termasuk 7 orang yang tewas. Dari jumlah yang dikabarkan terdapat sekitar 32 orang penumpang.

"Kita masih berupaya mencari korban. Soal mobil yang masih berada dalam jurang, Jumat (1/3) akan kita evakuasi," ujarnya ditemui di RS Vita Insani. (Sumber : MetroSiantar)

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...