Loading...

Mobil Kuno Dalam Ajang Pameran Kelas Internasional Jakarta

16,484 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Published on Dec 30, 2009

Sebuah ajang menarik untuk menutup tahun 2009 diselenggarakan di Jakarta bagi para pecinta mobil kuno. Event ini berjudul Pameran Mobil Kuno Berkelas Internasional, dengan mengambil tema Classic Heritage dan memamerkan sekitar 90 mobil kuno.

Peserta pameran kebanyakan berasal dari Jakarta, dan merupakan anggota PPMKI atau Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia, namun terlihat pula peserta dari negara lain seperti Thailand, Malaysia, Singapura dan Filipina.

Mobil kuno yang dipamerkan antara lain dari beragam produsen mobil yang sudah mendunia, yaitu Ford T tahun 1908 yang menjadi simbol awal kebangkitan industri otomotif dunia, Sunbearn Allpine-Cabrio tahun 1960, Mercedes Benz 190SL tahun 1953, Ferrari 308 GT4 tahun 1977, Valiant Charger tahun 1972, serta Pontiac Firebird tahun 1969.

Ada pula mobil Chrysler 52 Limo dan Cadillac Fleetwood Limo yang pernah digunakan oleh mantan Presiden RI pertama, Soekarno, di tahun 50-an dengan warna yang masih memancarkan kewibawaan.

Mobil-mobil ini terawat dengan baik dan banyak diantaranya yang sudah berumur sangat tua, namun penampilannya masih sempurna.

[Bambang R.E, Ketua umum PPMKI]:




Jadi artinya kita menunjukkan bahwa mobil ini kalau dipelihara dengan baik, dirawat dengan baik, dikembalikan seperti semula, ini kekuatannya sama dengan mobil yang baru dan kecepatannya, nah ini yang luar biasa juga kalau saya bilang.

Pameran ini tidaklah terbatas dari sekedar ajang memamerkan, tetapi juga sebagai ajang meningkatkan motivasi serta berbagi pengalaman dalam merawat dan menginovasi mobil kuno.

[Hauwke, Peserta Pameran]:




Background saya adalah mekanik engineer, saya sekolah di Australia waktu itu, dan kami setelah pulang , saya menyadari bahwa di Indonesia banyak banyak mobil yang diterlantarkan, memang dari kecil saya suka mobil, jadi bahan-bahan yang ditelantarkan itu saya mencoba untuk menginovasi dan mengetes kemampuan kita, sebenarnya mampu atau tidak, dan ternyata setelah 30 tahun hasilnya adalah bapak yang lihat di belakang ini, bahwa Indonesia ini orangnya mempunyai potensi.

Selain pameran mobil kuno, para panitia juga menggelar Workshop Bedah Mobil Klasik dengan memperkenalkan bentuk edukasi dan proses restorasi mobil-mobil klasik, yang langsung diperagakan dihadapan para pengunjung.

Wartawan NTD News melaporkan dari Jakarta.

Loading...

Advertisement
When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...