Loading...

K-CONK MANIA DAN TARETAN JCC BERSATU (PART 1 Mad Topek).wmv

26,609 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Published on Mar 12, 2012

Video Aksi K-Conk Mania dan K-Conk Taretan JCC di Curva Est SGB

Republik Madura -- Laga Home Persepam Madura United (P-MU) kembali dilangsungkan di Stadion Gelora Bangkalan, minggu (12/03/2012). Dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama dibawah bendera PT Liga Indonesia tersebut, P-MU menjamu tim dari Kalimantan, Barito Putra. Pertandingan berakhir 2-1 untuk kemenangan P-MU (Maaf saya gak mau bahas jalannya pertandingan. Saya lebih suka bahas aksi supporter aja, cak!)

Ya, ada yang tidak biasa minggu sore itu. Panggung dirigen K-Conk Mania yang biasanya cuma diisi dan diperuntukkan bagi Mimit Jenggot, dirigen K-Conk, beserta dirigen J-Bink Mania (kelompok supporter cewek barisan K-Conk), kali ini tidak. Huda, dedengkot K-Conk Taretan JCC (kelompok supporter P-MU dari Pamekasan) juga ikut memberi komando bersama Mimit Jenggot dari panggung dirigen tersebut. Mantabs juga!

Huda menuturkan rasa terima kasihnya buat para K-Conk yang memberi kesempatan pada dia di panggung dirigen selaku perwakilan dari K-Conk Taretan JCC. Huda pun terlihat sumringah! Dalam hati saya Cuma berguman, inilah cikal bakal kekompakan elemen supporter di Madura. Jika dari Madura Barat ada K-Conk Mania, di Madura Timur ada Taretan JCC.

Awalnya saya gak tahu singkatan JCC. Ternyata setelah saya Tanya, JCC itu Jung Cang Cang (nama sebuah kelurahan di kota Pamekasan). Saya ketawa dengernya. Bukan apa-apa, saya jadi ingat di waktu sekolah SMP dulu, ya di kelurahan Jung Cang Cang itulah sekolah saya berada, SMPN 1 Pamekasan! Yap, saya asli Teja, Pamekasan.

Selain ada Taretan JCC dan K-Conk Mania di Curva Est (tribun timur, bhs Italia red.), terlihat juga elemen supporter K-Conk Teja dari Pamekasan dan puluhan Bonek yang membaur jadi satu di tribun tersebut. SGB pun menjadi meriah!!!

Oh ya, selain kemeriahan supporter, ada juga yang perlu saya sampaikan. Sebelum pertandingan P-MU melawan Barito dimulai, ribuan berbagai elemen supporter di Curva Est SGB tersebut sempat mengheningkan cipta sebagai tanda bela sungkawa atas meninggalnya 4 suporter Bonek saat mengiringi laga tandang Persebaya 1927 ke Bojonegoro. Mereka gugur saat melewati jalur maut di Lamongan. Ntahlah, semoga ini yang terakhir! Hayo, damailah supporter Indonesia!!!

Satu lagi sebagai penutup, videonya terpaksa saya bagi menjadi dua. Terlalu panjang (total durasi 18 menit) untuk saya upload. Oke tretan semua, selamat menyaksiakan!

Mad Topek
Public Relation Mabes K-Conk Mania

  • Category

  • License

    • Standard YouTube License

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...