Loading...

Arsitek Temukan Kamar Baru di Piramid Khufu

60,934 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Uploaded on Feb 4, 2011

Di Paris, arsitek Perancis Jean-Pierre Houdin baru-baru ini mengumumkan keberadaan dua kamar tersembunyi di piramid agung Mesir. Tidak ada yang mengetahui keberadaan kamar itu, sampai Houdin menyadari adanya salah satu elemen batu di ruangan yang tidak menopang apapun, dan mungkin dulunya adalah jalanan.

Dalam upacara pemakaman Mesir kuno, raja dikubur bersama semua harta bendanya dalam jarak dekat. Dalam piramida lain, benda-benda ini terletak di ruangan di sebelah kuburan.

[Jean-Pierre Houdin, Arsitek Perancis]:
"Kami umumkan, bahwa di dalam Piramida Khufu ada dua ruang tunggu yang merupakan bagian dari kamar pemakaman Khufu. Kamar ini belum pernah diketahui dan sangat dekat dengan kamar raja."

Pintu masuk piramida yang digunakan pengunjung saat ini, dibuka pada 820 Masehi oleh Khalifah Al-Mamoun yang ingin mencari harta karun Khufu. Tapi dia tak tahu kalau pintu masuk ke kamar raja yang sebenarnya sangat dekat.

[Jean-Pierre Houdin, Arsitek Perancis]:
"Sejarah hanya mengatakan perampok masuk melalui pintu, terus sampai ke kamar Raja lalu keluar. Sebenarnya Mamoun menemukan koridor yang salah. Koridor yang benar dan ruang tunggu berada di belakangnya. Sekarang kita harus menemukannya. Dan tidak sulit untuk mencarinya sekarang."

Teori sebelumnya menganggap makam Firaun Khufu dibangun dari luar ke dalam, dengan landaian besar atau landaian spiral di bagian depan, untuk mengangkat bebatuan.

Jean-Pierre Houdin berkata, teknologi 3D telah menunjukkan jalan utama untuk mengangkat batu besar ke puncak, berada sekitar 10-15 meter di bawah dinding luar, menelusuri piramida dalam piramida. Jadi ini menunjukkan Piramida Agung dibangun dari dalam ke luar.

Tim internasional kini dibentuk untuk menyelidiki piramida menggunakan radar dan kamera pendeteksi panas yang dipasok oleh perusahaan pertahanan Perancis.

[Xavier Maldague, Universitas Laval Kanada]:
"Jika kita tampilkan gambar jalanannya, tak ada yang akan ragu tentang keberadaannya. Tentu saja ada kesulitan, dan tidak mudah. Kesulitan utama adalah ketebalan dinding. Jika dinding terlalu tebal gelombang panas akan cenderung melemah ketika melaluinya."

Pihak berwenang Mesir telah menyetujui tim internasional untuk menyelidiki bangunan kuno.

Loading...

Advertisement
When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...