Loading...

Ahli Fiqir - Angguk-angguk Geleng-geleng

633,943 views

Loading...

Loading...

Loading...

Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.
Uploaded on Jun 9, 2006

Dedicated to Mahathir and Badawi. Surround yourselves with all the yes men you like telling you that you've got great clothes. Sooner or later, a boy will tell you "you've got no clothes".

Dedicated to the 20 something million Malaysians who think that Malaysia = Government. Love Malaysia = Love Government. So we should always listen and obey the government.

A song every Malaysian (and Singaporean) should listen and appreciate.

Angguk-angguk geleng-geleng
tunduk-tunduk ikut tunjuk
Iya iya saya saya kiri kanan ikut saja
Kita tunduk pabila diketuk biarkan
terhantuk tak usah dipujuk
Relakan dipatuk ingat pesan atuk
Sabar sabar sabar sabar!

Tak apa tak kisah tak rugi tak mati tak
ambil peduli
Berserah dan pasrah biar dada
didabik adat pasang turun naik
Didera dijajah terus kita dipenjara
Jadi hamba jadi kuli jadi batu diam
diri
Kita tunggu kita lihat kita nanti kita
perhati
Jangan merungut biar bertangguh diam
akur kita mesti patuh

Acuh tak acuh endah tak endah buat
lawak bodoh selamba
Biar kita melopong biar kita menganga
biar mereka buat apa mereka suka
biar
Jangan melawan jangan membantah
janganlah degil kena ikut perintah
Kena banyak diam biar apa orang
kata kita tawa dalam duka
Kecut takut kalut kolot terkunci mulut
terkatup tertutup
Kalah sabung menang sorak senduk
nasi tinggal kerak

(ulang chorus)
Dik mari dik... ye kak... nama adik
siapa? ... Mia
Adik tahu nyanyi tak?... Tahu... Ah
mari ikut kakak nyanyi sama-sama...

Angguk-angguk geleng-geleng tunduktunduk
ikut tunjuk

Angguk-angguk geleng-geleng tunduktunduk
ikut tunjuk

Iya iya saya saya kiri kanan ikut saja

Iya iya saya saya kiri kanan ikut saja


Tolak tambah kali ganda hitung kira
skala nisbah
Maju mundur tinggi rendah berapa
jumlah nilai bangsa

(Kak sekupang ke, dua kupang ke,
tiga kupang?)

Sawah sebendang
ladang sebidang
tanah sekangkang
pohon sebatang
Kerana wang semua
hilang hanya sehelai sepinggang
Yang jenin yang lebai
yang pandir yang luncai
Yang angannya tinggi
yang dibuai mimpi
yang sawah terjual maruah tergadai

(kamu mahu lagi?)

(Ahli Fiqir ......)

Sabar Sabar Sabar Sabar Sabar Sabar

Loading...

When autoplay is enabled, a suggested video will automatically play next.

Up next


to add this to Watch Later

Add to

Loading playlists...