Dir : Yuli Andari
Camera Person : Anton Susilo
Indonesia,20 mins,Documentary,2009,Color,Video Digital,Sasak/Indonesia (with English Subtitle)
Sejak tahun 1995 sejumlah 6.000 KK ato 18.000 jiwa masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan sesaot, menggantungkan sumber penghidupan ekonominya dari pengelolaan kawasan tersebut. Setelah Era Reformasi 1998, berbagai upaya untuk mereformasi sektor kehutanan dilakukan, salah satunya dengan di bentuknya skema Hutan Kemasyarakatan (HKm). HKm memberikan harapan baru bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari kawasan hutan. Inak Sapiah, 40 tahun, sehari harinya masuk hutan untuk mengambil buah-buahan seperti pisang, rambutan, dan umbi-umbian.
Film dokumenter ini bercerita tentang perjuangan Inak Sapiah untuk mencukupi biaya hidup harian yang semakin lama semakin mengingkat dengan memanfaatkan hak kelola hutan. Pendapatannya yang tak seberapa ia gunakan untuk keperluan makan, biaya pendidikan anak, beli obat, dan menabung untuk masa depan anak anak nya. Selama hidupnya, Inak Sapiah memiliki satu harapan yang ingin sekali ia wujudkan.
Namun, mampukah ia mewujudkannya?
* The winner of South to South Film Festival 2010
Link to this comment:
All Comments (0)