Data bulan Juli menunjukkan inflasi di China mencapai 6,5 persen, tertinggi selama 3 tahun terakhir. Indeks Harga Konsumen ikut naik akibat naiknya harga makanan, kini angka tahunan mencapai 14,8 persen.
Harga daging babi melonjak sebesar 56 persen sejak tahun lalu. Harga daging domba, telur dan sayuran juga ikut naik.
Koresponden NTD mewawancarai pemilik restoran asal Chongqing.
[Bapak Yang, Pemilik Restoran]:
"Sekarang saya sangat tertekan. Tiap hari pergi ke pasar, 15 Yuan(sekitar 20 ribu rupiah) ludes dalam sekejap. Bagi kalangan biasa sangat sulit. Kini semakin serius."
Inflasi terus naik meskipun pemerintah berupaya mengontrolnya. Suku bunga terus dinaikkan untuk meredakan pergerakan ekonomi. Namun menaikkan suku bunga mendatangkan masalah tersendiri, khususnya menurunnya permintaan produk dari Eropa dan AS.
Banyak pengamat mengharapkan bank sentral China menahan suku bunga agar tidak naik lagi.
Link to this comment:
All Comments (0)