Sebuah musholla berusia puluhan tahun berdiri tegak ditengah kota antah-berantah, dengan jamaah alakadarnya. Suatu hari, dua pemuda yang taat berjamaah disana (Ihsan & Arni), diminta tolong oleh Ustadz Syuaib untuk mencarikan jamaah musholla. Kalau jamaah habis, habis pula keimanan orang-orang beragama.
Suatu hari mereka bertemu seseorang yang biasa hidup di "jalanan", mencari nafkah, tak tahu harus tinggal dimana, yang malah akan mengubah suasana mushalla itu sendiri.
Akankah Mushalla kembali terisi??
---
TRIVIA:
Dalam film pendekku kali ini, ada tokoh pengamen yang mirip dengan Charlie ST 12.
Bukan hanya humor yang aku tampilin lewat kehadirannya di film ini, tapi aku akan meneranghkan mengapa harus Charlie ST12.
Saat ini, saya agak priatin liat masjid-masjid apalagi mushalla, yang jamaahnya makin berkurang. Apalagi kalau sudah menjelang yang namanya malam minggu, eh...malam Ahad. Sebagian besar jamaah adalah orang yang sudah berumur, rentang kepala 5 sampai 7-an. Lalu, kemanakah jama'ah muda berada?
Ternyata, jamaah muda sedang asyik menikmati malam Ahad, tepatnya sabtu (dimana diketahui adalah hari besar umat Yahudi). Mereka lebih memilih datang pacaran ke Bungkul, hangout ke Mal-mal, "berwisata" ke lokalisasi, dan yang lebih populer, "berjamaah" melihat konser-konser musik.
Mereka lebih asik menikmati panggilan band-band populer ketimbang menuruti panggilan muadzin yang kurang populer "berteriak". Sakti ex-SO7 saja sadar, "Saya takut mati ketika berjingkrak di panggung (sumber : Majalah Nurani)."
Mungkin anak muda akan lebih suka shalat berjamaah di mushalla ataupun masjid kalau muadzinnya Charlie ST12, yang mengimami Ariel Peterpan, yang ceramah tarawih Pasha Ungu, apalagi yang mendirikan masjid Ahmad Dhani? Yah, wallahualam. Tapi kita masih patut bersyukur kok, ada musisi yang bisa ngeluarin album religi. Bersama mengingatkan Allah, Muhammad SAW, dan akhirat kelak.
silakan. sebaran juga kalo bisa :)
KomikamuProduction 2 years ago