Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Pegawai Dinsos Menjual Wanita Binaan

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
19,005
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Dec 14, 2009

Kepolisian Resor Tanahkaro, Sumatra Utara, Senin (14/12/2009), membongkar sindikat penjualan wanita oleh pegawai Dinas Sosial Sumut. Dua tersangka dan empat wanita diamankan di Markas Polres Tanahkaro.

Kedua tersangka, Respan Ginting dan Delma Ginting, kepergok melego empat wanita binaan di panti rehabilitasi parawarsa Kota Brastagi seharga Rp 500 ribu. Diduga, mereka juga menjual sejumlah wanita lainnya sebelum dicokok polisi.

Kapolres Tanahkaro Ajun Komisaris Besar Polisi Ignatius Agung Prasetyo menyatakan keduanya dikenakan ancaman hukuman minimal tiga tahun penjara. Mereka melanggar Undang-undang Nomor 1 Tahun 2007 tentang perdagangan orang atau human trafficking.

Panti parawarsa Brastagi merupakan tempat pembinaan untuk para pekerja seks komersial. Para PSK itu ditangkap dalam razia di seluruh kabupaten/kota di Sumut.

---

Category:

News & Politics

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 2 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (4)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • 400 rupiahhhhhhhhhhhhhh. hahaghahgaghagha. murah gile rege btine indon! ooo patut la murah. muka cuci toilet nk mhl2 watpe kan?

  • kok ada oarng kayak gitu ,yg di jual sayuran lah ?masak perempuan ,,kok lom pernah dengar laki laki di jual yachh ,,?perempuan doang enggak adil

  • Wong edan, cari duit ngasih makan keluarga dr jual cewek....malu ahhhhh...

  • bener bener ndak waras

Loading...
Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more