bandung tempo doeloe dan sekarang part 2
Top Comments
All Comments (32)
-
harusnya pembangunan di indonesia tetap memperhatikan bangunan kuno bersejerah; malah bisa jadi objek wisata
-
for what ever reasons.....historical buildings must be ' preserve ' and ' conserve '....never be ' shame ' of your ' heritage '....may god be smiling again for this beautiful city of bandung....
-
gedung singer hilang
-
hmmmm jadi inget waktu kecil kakekku bercerita pernah merasakan indahnya jalan Braga taun 30-an
-
nyeri hate klo lihat bandung ayeuna. orang bandung sudah bukan lagi tuan rumah di kampungnya sendiri. Bangunan bersejarah dijadikan mal untuk kepentingan ekonomi. Pemerintah mudah kesogok para pengembang2 sialan. uangnya dikorup. bukannya lebih baik, badung mejlema jadi kota yg pinuh kutangtung, sampah, acak-acakan...
Sekarang tak ada lagi senyum Tuhan saat seperti dia menciptakan bandung. Semoga saja Tuhan tidak murka melihat ciptaannya paburantak...
-
Wat erg interesant om Bandung te kunnen zien voor het eerste keer. Ik ben er nooit geweest maar wil wel graag daar naar toe. Goed dat die oude gebouwen nog bestaan en in redelijk goede conditie zijn. Ik las ergens dat veele koloniale gebouwen meer waardeering nu hebben, dan voorheen. Vooral in de hoofstad van Jakarta. Is dat gelijk?
-
Wat erg interesant om Bandung te kunnen zien voor het eerste keer. Ik ben er nooit geweest maar wil wel graag daar naar toe. Goed dat die oude gebouwen nog bestaan en in redelijk goede conditie zijn. Ik las ergens dat veele koloniale gebouwen meer waardeering nu hebben, dan voorheen, . Vooral in de hoofstad van Jakarta. Is dat gelijk of niet?
-
Harusnya negara ini ambil sejarah dari kolonial..seperti sekolah harusnya ada pelajaran bahasa belanda dan bahasa jepang.bukanya malah dilarang aneh..bahasa itu bukan penjajah dan akan memperkaya bahasa..
-
@yudimuklas Beliau artis belanda yang menghargai Indonesia, lahir di Indonesia punya peran sebagai Tante Lien, figur tipikal nyonya nyonya jaman penjajahan :-D beliau juga punya lagu lagu dalam bahasa Indonesia
-
Bandung kota kembang yang menjelma menjdi kota sampah...,
... sad ...
because the city is no longer as beautiful as it was...
the city used to be designed as a beautiful whole, but nowadays anybody can build and destroy as they wished...
as the result, the graceful old city bit by bit replaced by individual structures whose forms and expression are "shouting for themselves" and not related with one another ...
not to mention the diminishing of important public space such as park, fire alley (brandgang) and so on and so forth ...
TMYoeng 3 years ago 3
its Wieteke van Dort, the album i dont know , she is a an indo wife, the formal dutch indies, the people of that time born there call themselves indo 's mostly of mixed race.
Cornelia from holland an indo lover.
lalocita50 3 years ago 2