Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan masih ada potensi terjadi gempa susulan menyusul gempa di Tasikmalaya disebabkan lempeng Eura Asia dan Indocina yang bergeser belum stabil.
Pusat gempa berada pada kedalaman 30 kilometer, sekitar 142 kilometer barat daya Tasikmalaya. Kekuatan gempa pertama mencapai 7,3 SR dan berpotensi tsunami. Namun setelah setengah jam, gelombang tsunami tidak terjadi dan air laut hanya naik setinggi 15 sentimeter.
Meski pusat gempa berada di 142 km barat daya Tasikmalaya, getaran gempa dirasakan kuat di kota-kota lain di Pulau Jawa seperti Jakarta terutama karyawan yang berada di gedung-gedung tinggi. BMKG mendata, getaran juga dirasakan di daerah lain seperti Tangerang, Semarang, Klaten, Tretes, bahkan Denpasar, Bali.
-
Link to this comment:
All Comments (0)