TNI Angkatan Laut telah memutuskan meng-grounded atau menghentikan operasional tujuh pesawat Nomad yang tersisa sampai penyelidikan jatuhnya pesawat Nomad selesai. Rencananya TNI AL menggantinya dengan pesawat CN 235 produksi PT Dirgantara Indonesia.
Pemerintah tengah menyiapkan tiga pesawat CN 235 dan CN 212 dengan nilai kontrak US$ 70 juta. Namun karena pesawat masih dalam proses pengerjaan dan sudah ada keputusan untuk menghentikan pesawat Nomad, diperlukan strategi khusus untuk segera mengisi kekosongan agar pengawasan wilayah laut dari udara tidak terhenti.
Sebenarnya TNI memiliki 42 pesawat Nomad. Namun 23 lainnya dalam kondisi rusak dan tidak digunakan lagi. Nomad diproduksi Government Aircraft Factories Australia yang sudah menghentikan produksi Nomad. Dari 170 pesawat yang diproduksi, sudah 100 unit yang jatuh.
-
@msy300177 diem lu banyak ngomong
IBSMM88 5 months ago
Sering jatuh... kerana pemerintah gak mampu maintain. Gak ada uang.
msy300177 2 years ago