Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

BADRUN; Sang Pengamen Jalanan

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
131 views
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Sep 30, 2011

Menjadi pengamen jalanan bagi Okto Setiawan, anak muda yang akrab dipanggil Badrun, bukanlah pilihan. Tapi sebuah keterpaksaan hidup, dimana anak-anak Indonesia pada umumnya, tidak pernah mempunyai kesempatan yang baik untuk bersekolah. Biaya sekolah mahal adalah alasan utama.

Lelaki kelahiran Purbalingga, 3 Oktober 1993 silam ini, nekat mengamen sejak menamatkan Sekolah Dasar. Orang tua Badrun bukanlah golongan mampu dalam memenuhi kewajiban belajar 9 tahun bagi anak-anaknya seperti yang dianjurkan Pemerintah.

Rata-rata Rp 40 ribu sehari adalah pendapatan Badrun. Bukan uang yang kecil, tapi bagaimana bila dibandingkan seharian Badrun hilir-mudik dari Purbalingga hingga Banjarnegara, Cilacap, bahkan sampai Pemalang. Belum lagi masa bersekolah Badrun yang direnggut oleh keadaan. Keadaan negeri ini yang digerogoti korupsi.

Okto Setiawan alias Badrun, pengamen jalanan juga musisi, yang berhak berdiri dipanggung ini. Panggung anak muda, panggung orang-orang yang mau bekerja keras dan melihat masa depan.

Category:

Music

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
Loading...
Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more