Jumat lalu, ribuan pengunjung menyerbu kebun raya di Tokyo untuk melihat bunga langka raksasa yang mekar pertama kalinya dalam dua dekade.
Setelah mekar sempurna, bunga itu mengeluarkan bau seperti daging busuk, yang menarik serangga untuk menyerbukinya.
[Shoutaro Inoue, Pengunjung]:
"Baunya seperti beberapa jenis sampah yang sudah busuk."
[Shintaro Hagiwara, Pengunjung]:
"Saat saya semakin dekat, baunya begitu parah hingga sulit bernapas."
Beberapa orang ingat, terakhir kali jenis bunga yang sama mekar di Tokyo di tahun 1991.
[Kyoko Hagiwara, Pengunjung]:
"Saya pernah lihat di TV. Katanya hanya mekar selama dua hari, dan yang terbesar di dunia, jadi saya sangat tertarik. Kami berangkat jam 6:30 pagi, sampai disini jam 8:00 pagi."
Dengan tinggi lebih dari lima kaki, "titan arum" ini hampir punah, asal muasalnya adalah dari Indonesia, dimana habitat utamanya di Sumatra kini semakin gundul.
Tanaman ini biasanya mekar sekali setiap 16 tahun, dan hanya bertahan selama dua hari, dimana kelopaknya akan menutup dan tangkainya patah, melepaskan serbuk sari dan serangga yang tertinggal didalamnya.
Biasanya kebun raya hanya dikunjungi sekitar 100 orang pada akhir pekan, namun lebih dari 2.000 orang telah mengunjungi taman ini menjelang mekarnya bunga ini.
Link to this comment:
All Comments (0)