02/06/2010 22:10
Batam: Siapa yang tak kenal Batam? Kota di Kepulauan Riau itu sangat strategis, karena berada di jalur pelayaran internasional. Terlebih lagi, letaknya berbatasan langsung dengan Singapura dan juga dekat dengan Malaysia.
Hal itulah yang membuat Batam selalu ramai dengan aktivitas perdagangan dan pariwisata. Dampaknya, infrastruktur dan fasilitas hiburan di Batam pun maju pesat. Termasuk, di kalangan turis lokal atau mancanegara
Batam dikenal sebagai surga hiburan. Siang berganti malam, kota itu senantiasa menggeliat. Jika sorot lampu warna-warni mulai berpendaran, maka itu merupakan tanda bahwa kehidupan malam dimulai.
Membincangkan kehidupan malam di Batam tak bisa lepas dari kawasan Nagoya, sentra hiburan yang paling dibanjiri wisatawan. Pub alias klub malam sampai ke tempat hiburan berbau "esek-esek" sangat mudah dijumpai. Boleh dibilang surga bagi para pencari kenikmatan duniawi.
Ada panti pijat yang tidak hanya menawarkan jasa pijat, melainkan layanan lebih yang memuaskan beragam fantasi para pelancong. Ada pula karaoke atau klub malam plus-plus. Untuk dapat memuaskan nafsu, pelanggan harus bernegosiasi lebih dahulu. Kalau cocok dengan tarif antara Rp400 ribu hingga Rp600 ribu, malam yang dingin bisa saja berlanjut di kamar-kamar hotel.
Batam memang menggiurkan bagi para perempuan malam untuk mengais rupiah, bahkan dolar dari turis asing. Ironisnya, cukup banyak perempuan malam dari kalangan remaja alias bau kencur yang menjajakan kehormatannya. Tak hanya gadis lokal, disinyalir para mucikari juga menjajakan gadis-gadis belia dari luar Batam.
Selain ditampung mucikari, ada modus berbeda yang cukup mengejutkan untuk menampung remaja "siap pakai" itu, yaitu lembaga penyalur pembantu rumah tangga. Bahkan, order pembantu rumah tangga (PRT) di bawah umur bisa dengan mudah dilakukan dengan via telepon saja.
Lokasi yang juga dicurigai menjadi tempat penampungan anak di bawah umur itu adalah tempat penampungan sementara Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Namun, pengelola di tempat itu hanya mau berbicara soal bisnis esek-esek dengan orang yang sudah dikenal.
Cukup mudah mencari teman kencan dari kalangan gadis di bawah umur di Batam. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan para pria paruh baya asal Singapura--biasa disebut "Ape-ape"--untuk melancong ke Batam melalui beberapa pelabuhan. Harga perempuan nakal yang terbilang murah menjadi alasan Ape-ape berburu ABG di Batam.
Keprihatinan pun datang dari kalangan pemerintah. Himbauan sudah dilayangkan beberapa kali. Namun, pesan tersebut selalu dipandang sebelah mata alias tak mempan membendung keinginan para ABG nakal. Pemicunya, dolar Singapura yang telah membutakan mata mereka.
Kerusakan moral ini bukan tak bisa diperbaiki. Idealnya, perhatian dan kasih sayang keluarga akan menghindarkan gadis-gadis belia itu terperangkap dalam lembah nista. Namun yang lebih penting lagi, ada aksi dari pemerintah untuk melindungi mereka dari pihak-pihak yang berniat mengeksploitasi mereka
@evansatria17 MAIN SEX SUKA SAMA SUKA. TERUS MAIN SEX CEWENYA MAU DIBAYAR SAMA COWO APA SALAHNYA. KESANTUNAN APA YANG DI AJARKAN. INGAT ANAK WARNET INDONESIA SEMAKIN HANCUR DENGAN AJARAN AGAMA ISLAM YANG DITAMBAH TAMBAH OLEH USTAD USTAD YANG TIDAK ADA PENGALAMAN DALAM HIDUP DIA MODAL 10 KALI BACA QURAN UDAH BICARA KEADILAN SHIIT LAH HIDUPNYA AJA SUSAH UDAH BICARA MASALAH AGAMA UDAH DEH KELAUT AJA. AJARAN AGAMA ISLAM SEKARANG DI TAMBAH TAMBAH UNTUK CARI MAKAN. INI SALAH ITU SALAH PUKIMAK
gajahlepass 2 weeks ago
@gajahlepass so what gitu ??? Mau dijadiin kota bejat?? lantaran harus korupsi yg diurus trus urusan masyarakat dikesampingkan gitu? halahh! korupsi ya korupsi, memberantas kehidupan esek2 ya itu lain lagi, bukan berarti lepas tangan terhadap urusan itu yaa. Semua agama mengajarkan kesantunan dan kehidupan yang kondusif bukan merusak moral. Tolong ya orang beragama jangan menghina agama lain
evansatria17 2 weeks ago
lain dulu lain sekarang, kota Batam tidak lagi mencerminkan budaya melayu yang identik dengan kesopanan kesantunan dan kehidupan yang Islami. Tidak harus sebuah kota besar maju dan pesat karena hiburan malamnya yg pesat, kota bermartabat juga harus didukung dengan kemartabatan masyarakatnya
evansatria17 2 weeks ago
@ferdie1910 lo yg katrok paling....
masyarakatify 1 month ago
@1188able bodohnya kau,buktinya pelacur menjamurpun masi banyak pemerkosaan,tolol kau...
masyarakatify 1 month ago
lebih rendah dari hewan,yg gak trima monggo .........
masyarakatify 1 month ago
Apa salahnya sih ada hiburan.. lihat tuh Thailand karena hiburan negaranya maju penganguran kecil. di Bawah umur berapa umurnya mas? Biasa aja ini mah mas. Yang di urus tuh yang korupsi korupsi. kalo udah di atas umur 18 tahun sih ok ok aja. ABG berapa umurnya ..kalo dibawh umur si makelarnya di penjara tapi di atas umur terserah dia kecuali ada cerita cerita paksaan baru di permasalahkan. Apa mau di buat masjid yang banyak di batam kah? LOL islam pukimak perusak generasi
gajahlepass 1 month ago
aq jga d daerah itu tp nyantai aj
kiki8775 2 months ago
sy di batam jg biasa2 aja kok...
watibatam 3 months ago
gak tau deh yak kalo emang ada di pelosok2, tapi kota Batam lebih ke perdagangan elektronik dan kota berbatasan 3 negara kok
gak harus esek2
bunnyrapper08 4 months ago