Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Kisah Gigolo dalam Film Quickie Express

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
8,107
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Oct 23, 2010

Liputan6.com, Jakarta: Sutradara Tanah Air Dimas Djayadiningrat ingin mengangkat soal profesi gigolo yang dianggap tabu di masyarakat. Semuanya tertuang dalam film Quickie Express. Film berlatar era 70-an ini berkisah mengenai kehidupan tiga lelaki gigolo.
Film ini menampilkan tokoh utama Jojo, diperankan Tora Sudiro. Jojo digambarkan sebagai pemuda yang selalu bergonta-ganti pekerjaan. Hingga akhirnya, dia terpuruk menjadi pekerja di tempat tambal ban. Meski bodoh, keinginan Jojo tetap kuat untuk menikmati hidup enak.
Tekad ini mengantarkannya ke sebuah tawaran pekerjaan dari seorang lelaki kaya yang memiliki usaha pria pendamping alias gigolo. Untuk menghindari serangan kelompok agama, usaha gelap ini dikemas dengan kedok restoran pizza Quickie Express.
Jojo bergabung bersama dua teman yang juga baru di profesi tersebut. Mereka adalah Marley yang diperankan Aming dan Piktor dilakoni Lukman Sardi. Tak diduga, ketiganya menjadi primadona di kalangan pelanggan. Mereka menikmati pekerjaan tersebut dan menghasilkan banyak uang.
Namun, kebahagiaan terusik saat Jojo jatuh cinta pada seorang mahasiswi bernama Lila--diperankan Sandra Dewi. Pasalnya, Lila adalah anak seorang tante pelanggan spesial Jojo yang juga punya hubungan dengan konglomerat.
Konflik cerita tak hanya sampai di situ. Yang lebih tragis lagi, sang konglomerat ternyata mempunyai pengalaman cinta sesama jenis. Dia pun diam-diam menaruh hati pada Jojo. Tak pelak, Jojo pun bingung dan dihadapkan pada suatu dilema.
Film komedi untuk dewasa ini menampilkan alur cerita ringan, namun tidak mudah ditebak. Kendati demikian, film ini sejatinya menggambarkan problematika sosial, yakni desakan ekonomi bisa mendorong seseorang melakoni pekerjaan apa pun. Film yang diproduseri Nia Dinata ini kini tengah diputar di bioskop di Tanah Air.

Category:

Film & Animation

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 1 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
Loading...
Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more