Investigasi lapangan tim kecil Panitia Khusus Hak Angket Century ke Makassar, Sulawesi Selatan, mendapatkan beberapa fakta mengejutkan. Banyak data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menjadi pegangan Pansus, dimentahkan oleh pengusaha Amiruddin Rustan, pengusaha bengkel asal Makassar, yang memiliki dana besar di Bank Century.
Hal itu terungkap dalam pertemuan Pansus dengan Amiruddin Rustan di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat di Makassar, Jumat (12/2). Pada pertemuan itu, Amiruddin menjelaskan dengan lancar soal keluar masuk dananya di Bank Century. Pria yang akrab dipanggil Jhoni ini pun melengkapi diri dengan sejumlah dokumen dan secara terbuka diperlihatkan kepada anggota Pansus.
Bantahan Amiruddin soal data PPATK disampaikan saat anggota Pansus, Ibnu Munzir menanyakan soal pencairan dan pengiriman dana pada 12 Maret 2009. Data PPATK ini pun dilengkapi nomor dan pemilik rekening.
Menurut Amiruddin, dirinya tidak pernah mencairkan dana pada tanggal tersebut. Menurut dia, bagaimana bisa mencairkan dana, rekening dia sendiri dibekukan (diblokir) pada 23 Desember 2008. Sejak itu, dirinya tidak pernah menerima dana dari Century.
Fakta lain yang terungkap adalah soal transaksi senilai lebih kurang Rp4 miliar pada 29 Juli 2009. Data PPATK menyebutkan bahwa terjadi transaksi dari Bank Century Makassar ke BNI Mato`angin Makassar. Untuk transaksi ini pun, Amiruddin, dengan menyodorkan dokumen, menolak pernah melakukan transaksi tersebut.
"Itu samasekali tidak benar," sanggah Amiruddin. Pada kesempatan ini, Amiruddin mengakui bahwa selain di Bank Century, dirinya menyimpa dana di BCA, BRI, Bank Mandiri dan BNI 46.
Mendapat fakta demikian, Wakil Ketua Pansus Bank Century Mahfudz Siddiq, yang memimpin tim kecil ini, menyimpulkan bahwa memang terdapat dana tak bertuan. "Ini berarti ada dana yang tidak bertuan, yang mengalir dan kita tidak tahu. Apakah dana tidak bertuan ini meminjam nama Amiruddin Rustan atau memang di sini memang ada 'bentuk' lain," kata Mahfudz
serius dikit dong,.... nangani masalah kok ma guyonan, ngak ada yg pecus,
pejabat nya
Therozsa 2 years ago