Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Bedhaya Dirada Meta Bag1

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
685 views
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Jun 9, 2010

Tarian ini bersejarah. Pertama, digali kembali oleh para seniman Kraton Mangkunegara setelah 100 tahun tersimpan dalam naskah dan nyaris terlupakan. Kedua, berangkat dari satu bagian riwayat Surakarta yang dramatis, pertempuran di wilayah Rembang, Jawa Tengah Utara, tahun 1756.

Dengan mengambil tauladan Borobudur, di tingkat kerohanian yang makin tinggi, yang makin jauh dari pamrih jasmani, kita berada dalam tataran "arupadhu" "A-rupa" berarti "tanpa rupa" tak ada bentuk dan warna yang bisa menggiurkan, tak ada pesona dari yang visual.

Dirada Meta seakan membebaskan kita yang ingin menghidupkannya kembali ke dalam berbagai kemungkinan dan tak terbebani. Karena itu yang tertampil justru sebagai upacara duka cita yang syadhu, sedih, dan spiritual. Tarian Kraton Mangkunegara ini dipersembahkan kepada Komunitas Salihara dan merupakan kehormatan yang sangat besar menghadirkan khasanah penting istana ini, untuk memperingati hari Pahlawan 10 November 2008 serta mengenang kelimabelas punggowo baku yang gugur dalam pertempuran di wilayah Rembang tahun 1756.

Category:

Entertainment

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (1)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • wah, tarian bedhaya yg ditarikan oleh lelaki. Baru kali ini saya melihat.

    good post

Loading...

Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more