Aktivis HAM China Protes di Bandara Tokyo

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
345 views
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Nov 30, 2009

Feng Zhenghu mengadakan aksi tidur di bandara Narita sejak 4 November lalu, ia melakukan protes terhadap pelanggaran hak asasi manusia oleh rezim komunis China.

Feng berkata, tahun ini ia telah ditolak delapan kali untuk memasuki negara China oleh penguasa China.

[Feng Zheng Hu, Aktivis China]:
"Saya punya visa untuk tinggal di Jepang. Tapi kali ini, polisi Shanghai menggunakan kekerasan dan mengirim saya ke sini. Seperti penculikan. Itu sebabnya saya protes dan menolak meninggalkan bandara. Saya ingin kembali ke negara saya."

Feng adalah mantan profesor universitas, ia dipenjara selama tiga tahun di China setelah menulis buku tentang perusahaan Jepang yang beroperasi di daratan China.

[Feng Zheng Hu, Aktivis China ]:
"Ini sangat tidak adil. Sejak itu, saya bekerja untuk kebebasan penerbitan di China."

Feng menolak kembali ke Jepang dan tinggal di kawasan antara terminal kedatangan dan pengawasan paspor. Dia memperoleh makanan dari pemberian para penumpang.

[Feng Zheng Hu, Aktivis China]:
"Mengapa saya mengenakan kaos dengan slogan protes, untuk menarik perhatian orang akan hak asasi manusia di China. Saya harap semua orang China bisa kembali ke negeri mereka dengan bebas".

Pejabat bandara Narita bingung, tidak tahu, bagaimana mereka harus memperlakukan Feng.

NTD News melaporkan.

Category:

News & Politics

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
Loading...

Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more