Malam penganugerahan FFA 2008 mengenugerahkan dua katagori film terbaik, yaitu film fiksi dan film dokumenter, serta lima katagori insan pefilman yang terdiri dari Sutradara, Editor, Cameraman untuk film dokumenter ditambah dua katagori untuk film fiksi yakni Aktor dan Aktris terbaik.
Untuk katagori Film Fiksi, film yang berjudul "Andai Kutahu" produksi SANI Pictures -- Bekasi terpilih menjadi Juara I, disusul "Haruskah Kujatuh" produksi SMA Pancabudi - Medan sebagai Juara II, "Terima Kasih Papan Caturku" produksi SMP Dharma Patra Pangkalan Susu -- Langkat sebagai Juara III dan "Nggak Lagi-lagi Deh" sebagai Film Favorit.
Sedangkan untuk katagori film dokumenter, Film berjudul "Menelusuri Jejak Anak Rimba" produksi PKPA Aceh terpilih sebagai juara I, Film "Coretan Liar" produksi Scetca 52 Medan sebagai juara II, "Merajut Mimpi di Antara Kerikil" produksi SMA Gunung Sitoli - Nias terpilih sebagai juara III dan "Kami juga Punya Rasa" terpilih sebagai Film Favorit. Untuk katagori Insan Perfilman dalam film Fiksi terbaik Nafis pemeran utama dalam Film "Andai Kutahu" terpilih sebagai Aktor Terbaik, dan Dika Widya Ambarwulan, siswi kelas III SMAN 2 Medan terpilih sebagai Aktris terbaik sebagai Widi, pemeran utama dalam film "Jalan yang Kupilih" produksi SMAN 2 Medan. Sedangkan, untuk katagori sutradara terbaik Ema S dalam film "Andai Kutahu" untuk film Fiksi dan M. Taufik, siswa SMA Amir Hamzah untuk film dokumenter dalam film "Global Never Warming" produksi Opique Pictures SMA Amir hamzah - Medan.
Mulyadi P dari SANI Pictures terpilih sebagai Editor terbaik untuk film fiksi dalam "Andai Kutahu" dan Jenthro dan Natan editor terbaik untuk film dokumenter dalam film "Kami Juga Punya Rasa" Produksi Charis National Academy.
Kameraman terbaik Rizkan Zania MN, terpilih sebagai Kameraman terbaik untuk katagori film dokumenter dalam Film "Merajut Mimpi di Antara Kerikil" produksi SMA Gunung Sitoli Nias dan Fachri Anzar Hasibuan dalam Film "Terima Kasih Papan Caturku" produksi Hasibuan Production/ SMP Dharma Patra Pangkalansusu Langkat sebagai kameraman terbaik untuk film fiksi. (Jufri Bulian Ababil)
you'are very very willcme, Mr Tigorfc
abiarief 2 months ago
terima kasih, kami sudah berusaha memberikan yg terbaik, dan akan terus berusaha, sekali lagi terima kasih atas motivasinya, sahabat
abiarief 5 months ago
Mohon saran untuk penyempurnaan
abiarief 2 years ago
teruslah berkarya dengan sebaik baiknya. carilah inspirasi.lepaskan saja kemempuan teman teman
sayalaper 2 years ago
Terima kasih atas dukungannya. Saya sangat senang mendapat apresiasi seperti ini...
abiarief 2 years ago