Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Ketika Cinta Bertasbih TRAILER

Loading...

Sign in or sign up now!
8,669
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Jun 3, 2009

Film yang diadaptasi dari Novel karya Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih merupakan salah satu film yang didukung dengan promosi secara besar-besaran, dan diperkirakan menjadi film dengan biaya termahal di Indonesia.

Film yang diproduksi oleh Sinemart ini mempercayakan Chaerul Umam sebagai eksekutor, dan Imam Tantowi sebagai penulis skenario.

Film ini menceritakan tentang anak muda Indonesia yang kuliah di Al Azhar Kairo dengan bekerja sebagai penjual tempe dan bakso. Dalam film ini menampilkan kisah cinta yang berliku antara dirinya dan teman-temannya.

Walau demikian, film yang diperkirakan bisa memuaskan penonton dengan kepergian mereka ke Kairo rupanya sangat diluar dugaan banyak penonton. Rupanya film KCB ini sangat jauh untuk dapat memuaskan penonton yang telah menunggunya.

Pada awal film ini memang mengambil lokasi syuting di Mesir, namun beberapa gambar yang ditampilkan ternyata menghasilkan gambar-gambar yang tidak fokus seakan menggunakan peralatan yang tak terpelihara. Meski demikian, sang sutradara mengaku kalau semua peralatan syuting menggunakan alat yang berasal dari negeri piramid tersebut.

Tak hanya itu, ada juga scene dimana sutradara sangat memaksakan sebuah adegan dimana, Azzam bertemu pada malam hari. Sayangnya disini sutradara mengunakan sesuatu yang tidak alamiah. Hingga tampak dalam film tersebut latar belakang malam dengan bintang-bintang menjadi warna biru dengan bintang bahkan sosok pemerannya seperti tidak fokus dan membuat mata penonton tidak nyaman.

Tak hanya teknis dalam penggambaran saja, dalam cerita pun, film ini tidak memberikan kepuasan kepada penontonnya. Karena dalam film ini berjalan datar tanpa ada konflik yang berarti dan membedakan konflik dengan film-film drama Indonesia.

Parahnya lagi, film layar lebar ini dibuat bersambung, seperti sebuah film seri atau sinetron dilayar televisi. Hal ini tentu saja tak cocok. Pasalnya, film-film yang bersambung atau sekuel biasanya tetap menuntaskan jalan cerita dalam satu film. Tidak dalam film KCB ini yang satu film tapi tidak tuntas satu cerita.

Baik atau buruknya film ini kembali kepada penontonnya masing-masing. Kalau masih penasaran, silakan saja tonton film ini dibioskop pada 11 Juni mendatang.

Category:

Film & Animation

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (1)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • mcm best jgak.

Loading...

0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more