Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Jangan Takut Berbisnis Sendiri

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
11,422
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Sep 7, 2010

"Jangan Takut Berbisnis Sendiri" adalah satu dari beragam acara Cosmopolitan Magazine yang pernah dibawakan oleh Patar Simatupang. Cosmo Career Club memilih akhir tahun, Desember 2009, karena merupakan saat yang paling tepat dimana banyak orang menggunakan momentum ini untuk mengintrospeksi diri dan membuat rencana. Acara serupa memang sangat digemari pembaca Cosmopolitan. Profesional dan pengusaha muda telah memenuhi Planet Hollywood, Jakarta setengah jam sebelum acara mulai. Mereka sangat antusias mendengarkan dan saling bertukar pengalaman tentang kiat sukses berbisnis sendiri. Acara yang sebenarnya tidak terbilang 'ringan' ini berhasil dibawakan dengan ringan namun fokus oleh pembawa acara Patar Simatupang.

Para panelis terdiri dari pembicara perbankan dan usaha kecil menengah dan dua pengusaha muda. Bankir Wahyu Rizky membawakan materi yang mengajak peserta untuk tidak takut berkonsultasi kepada pihak perbankan bila mempunyai ide bisnis. Pihak perbankan biasanya akan sangat senang membantu. Marihot Tambunan, yang dikenal sebagai pembicara topik terkait usaha kecil dan menengah, memberi tips kepada peserta agar bisa mempersiapkan sebuah ide usaha dalam bentuk 'proposal bisnis', agar layak bagi pihak perbankan.

Pada sesi berbagi pengalaman, pengusaha muda Venichy dan Amy Zein mengaku bahwa hobby mereka yang membawa mereka menjadi pengusaha. Venichy sebagai contoh, sejak kecil sudah senang menari. Meski mengenyam pendidikan formal namun Venichy justru fokus belajar beragam tarian. Akhirnya penari dan koreografer ramah ini memutuskan untuk membuka sebuah sekolah tari yang diberi nama Interlude Dance Academy.




Sementara Amy Zein mengawali semua ini karena ketidak-cocokannya pada banyak model dan merek sepatu. Amy teringat, waktu itu dia selalu memesan atau men-design sepatu sendiri bila harus membawa acara. Dari kebiasaan ini muncul ketertarikan untuk membuka usaha sendiri. Amy mengatakan bahwa usaha sepatunya bisa berkembang karena sentuhan personal yang dia terapkan. Artinya, calon pembeli bisa memesan model yang sesuai dengan selera pribadi mereka.

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (3)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • tapi infonya gak jelas, sepotong doank

Loading...

Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more