Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

"DIMANA IBU?", Gempa Bantul Yogyakarta 27 Mei 2006

Loading...

Sign in or sign up now!
29,883
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Mar 9, 2007

DIMANA IBU ...???
CERITA GEMPA DARI TIMBULHARJO BANTUL:

Sang suami baru menyelesaikan sholat dengan istrinya. Seusai berdoa, dikecupnya kening sang istri penuh kasih, bertatap sayang. Sang istri segera menuju dapur mencuci piring. Sang suami lalu membangunkan tiga malaikat kecilnya. Membelai lembut mereka, sambil membisikkan senandung adzan shubuh, mengalirkan kerinduan bertemu sang Khalik kepada ketiganya.

Bumi bergoyang. Rumah terhempas ke kiri-kanan. Tiga anak yang sedang sholat terlindungi. Posisi sholat, di samping lemari, melindungi mereka dari jatuhan reruntuhan bangunan rumah.

"Anak-anak segera keluar rumah...!!!!" histeris sang ayah, di tengah himpitan pintu yang menyesakkan dadanya. Dengan susah payah, ia melepaskan diri. Dilihatnya ketiga anaknya sudah berdiri cemas, pucat-pasi di halaman.

"Mana Ibu??" ketiganya celingukan, tersedu.
"Bu....bu.........Ibu?" Tak ada sahutan. Nyaris seluruh dinding rumah rata dengan tanah. Sang Ibu tak terlihat. Tak terdengar.

Berempat mereka memutari rumah dan mencoba mencari tahu. Tak ada bantuan tetangga. Semuanya sibuk menyelamatkan diri dan keluarga masing-masing.

Detik..Menit.. Jam berlalu...Tak ada sosok, tak ada suara Ibu. Dimana Ibu? Satu jam lebih, ketika mereka melihat telapak tangan. Tersembul diantara reruntuhan tembok rumah tetangga. Innalillah. Tak ada nafas. Tangan sang bunda masih menenteng tas plastik sampah yang ingin dibuangnya. Innalillah... Sang suami dan anak segera bergegas mengangkat tembok-tembok yang menindih mayat ibunya.

"Ibu kok diam saja", lirih sang bungsu. Sang suami tak berkata. Diam seribu bahasa. Hanya terbayang olehnya: kecupan terakhir di kening istrinya. Kecupan setelah sholat shubuh sebelum gempa di fajar Sabtu itu (27 Mei 2006).

========================================

Berdasarkan pemantauan dari empat stasiun seismograf di Gunung Merapi oleh Stasiun Geofisika Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) dan laporan dari Global Seismic Network milik Amerika Serikat, gempa tektonik 27 Mei 2006 di Yogyakarta ini tepat terjadi pada pukul 05:53:58 WIB, persisnya di koordinat 8,007 Lintang Selatan dan 110,286 Bujur Timur dengan kemiringan 87 dan pergeseran 3 , pada garis lurus pada kedalaman 33 KM di bawah permukaan tanah, yang berjarak kurang dari 35 km dari Yogyakarta persis di bibir pantai.

Waktu sholoat Shubuh menurut Shollu v3.05 http://ebsoft.web.id/ untuk daerah Bantul pada tanggal 27 Mei 2006 adalah pukul 04:32:08 WIB dan Matahari terbit pukul 05:43:56 WIB. Gempa tektonik ini terjadi setelah 10 menit batas waktu sholat Shubuh berlalu.

Berbahagialah bagi korban gempa yang telah melakukan Sholat Shubuh di hari itu sebelum pukul 05:43:56 WIB, menyambut Matahari terbit dengan mempersiapkan diri bekerja ke kota, ibu-2 yang mempersiapkan sarapan untuk anak-2nya yang mau berangkat sekolah, lalu!!!, tiba-tiba, tepat pada pukul 05:53:58 WIB terjadi gempa, tertimbun reruntuhan bangunan dan gugur sebagai syuhada.

Merupakan pelajaran dan peringatan bagi anak-anak yang belum dewasa maupun ABG (Anak Baru Gede), yang pada saat gempa belum terjadi telah dibangunkan oleh orangtuanya untuk segera melakukan Sholat Shubuh. Harus berapa kali para orangtua membangunkan anak-anaknya untuk segera melakukan Sholat Shubuh dan hanya ditanggapi dengan menggeliatkan badan, enggan untuk segera bangun dari tidur, sementara waktu Shubuh akan segera lewat. Bagi anak-anak dan ABG yang waktu gempa itu terjadi belum sempat Shalat Shubuh, padahal telah dibangunkan oleh orang tuanya berkali-kali, mohon ampunlah kepada Allah SWT dan minta maaflah kepada orangtua kalian dan berjanji untuk melakukan Sholat Shubuh sesuai waktu yang telah ditentukan.

Bagi kita semua, yang pagi itu telah menjalankan Sholat Shubuh pada waktu yang ditentukan, namun tidur lagi. Kita jadikan gempa ini sebagai pelajaran: bahwa, tidak ada untung dan kebaikannya tidur lagi setelah Sholat Subuh. Malahan kata orang, tidur setelah sholat Shubuh dapat menjauhkan kita dari Rezeki.

Category:

People & Blogs

Tags:

License:

Standard YouTube License

Link to this comment:

Share to:

Uploader Comments (wanawotvideo)

  • Selamat atas Lounching Pusat Study Lingkungan & Bencana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal 27 Mei 2009 (3 Tahun setelah gempa bumi Yogyakarta dan Jateng)

  • MUSIC NYA DI AMBIL DR mana ya?enak dgr nya?

  • Dari download-an internet...

see all

All Comments (17)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • orang yang bermain trompet namanya MARTY juga bermain lagu ini juga.dia terkenal di tanah Belanda. lagunya pasti bagus ya.salam manis

    dari nyong Holland

  • judlnya apa?download pk apa?pgn ni.....

  • smoga smua arwah,dlm korban bencana alam ini diterima disisi allah dan diterima iman di ampunkan smua dosa2 nya,juga yg di tinggalkan di beri kan kekuatan

  • assalamualaikum...ia menginsafkan kita..bahawa sesungguhnya ALLAH maha mengetahui akan apa yang berlaku....moga ini memberikan iktibar pada kita..

  • thank's, bro!! keep sharing love to everyone

  • Assalamua'laikum.. walaupun saya dari Malaysia, tapi saya dapat rasakan perasaan saudara-saudara ku sekalian.. marilah kita mendoakan kesejahteraan mereka sekalian.. semoga roh-roh mereka dicucuri rahmat dan bersama golongan-golongan yang beriman.. Allah Maha Penyayang dan Maha Mengetahui Segalanya.. Al-Fatihah..

Loading...
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more