Lagu anak-anak populer di tahun 1992
Judul: Si Gajah
Penyanyi: Suzan,Cynthia dan Ria Enes (Wiwiek Suryaningsih)
Kalau gajah mati meninggalkan apa
(Gading gading gading gadingnnya)
Kalau rusa mati meninggalkan apa
(Tanduk tanduk tanduk tanduknya)
Kalau macan mati meninggalkan apa
(Anu anu hidung ka rio)
Kalau lebah mati meninggalkan apa
(Madu madu madu madunya)
Kalau ular melingkar-lingkar
Kalau semut berbaris-baris
Monyet menggaruk-garuk.
Asam digunung he ...
Garam di laut
Ikannya di goreng-goreng.
Jangan temenung he ...
Jangan cemberut
Gembira bernyanyi
Gonjerang gonjreng gonjreng
gonjreng gonjreng.
Kalau semut mati meninggalkan apa
(Lubang lubang lubang lubangnya)
Kalau monyet mati meninggalkan apa
(Lucu lucu lucu lucunya)
Kalau gajah mati meninggalkan apa
(Gading gading gading gadingnya)
Kalau rusa mati meninggalkan apa
(Tanduk tanduk tanduk tanduknya)
Kalau macan mati meninggalkan apa
(Belang belang belang belangnya)
Kalau lebah mati meninggalkan apa
(Madu madu madu madunya)
Kalau ular melingkar-lingkar
Kalau semut berbaris-baris
Monyet menggaruk-garuk.
Asam digunung he ...
Garam di laut
Ikannya di goreng-goreng.
Jangan temenung he ...
Jangan cemberut
Gembira bernyanyi
Gonjerang gonjreng gonjreng
gonjreng gonjreng.
Kalau semut mati meninggalkan apa
(Lubang lubang lubang lubangnya)
Kalau monyet mati meninggalkan apa
(Lucu lucu lucu lucunya)
Kalau gajah mati meninggalkan apa
(Gading gading gading gadingnnya)
Kalau rusa mati meninggalkan apa
(Tanduk tanduk tanduk tanduknya)
Kalau macan mati meninggalkan apa
(Belang belang belang belangnya)
Kalau lebah mati meninggalkan apa
(Madu madu madu madunya)
Selamat Bernostalgia.
Lokasi syuting: Taman Safari Indonesia
Kalau semut mati meninggalkan apa
(Lubang lubang lubang lubangnya)
Selamat bernostalgia.
Tambahan: Lagu dan video klip ini muncul pertama kali pada tahun 1992. Di video klip ini Suzan dan Ria Enes ditemani oleh Cynthia yang merupakan salah satu artis cilik di era 90an. Karakter Suzan mulai diciptakan oleh Ria Enes pada tahun 1987 ketika Ria Enes siaran radio yang ada di Surabaya. Atas inisiatifnya sendiri, Ria kemudian mengudara solo dengan seolah-olah berbicara pada anak kecil. Kebetulan, ia bisa menciptakan suara anak-anak dari tenggorokannya. Anak kecil itu disebutnya Suzan, diambil dari stasiun radio tempatnya bekerja.
Sukses off-air dan on-air di radio, seorang produser rekaman memintanya rekaman lagu anak-anak. Ria menyambut tawaran itu. Album perdananya Si Kodok meledak di pasaran pada tahun 1991. Berturut-turut setelah itu lahir album Kodok dan Semut, Suzan Punya Cita-Cita, dll yang juga meledak. Lagu Suzan Punya Cita-Cita yang dirilis tahun 1993 berhasil meraih HDX Award dengan kategori sebagai album terlaris kala itu. Antara tahun 1991-2004, ia telah meluncurkan 12 album.
Keterangan pemilik video.
Nama: Silvano Rikiputra
Email: silvanorikiputra@yahoo.com
Facebook: http://www.facebook.com/silvano.rikip...
Twitter: http://twitter.com/Rikiputra
gading gading gadingnya..hahhahaa
jehovers 3 months ago
kak ria enes kemana ya..??
lystianavega 3 months ago
Makasih ya dah uplot
balqie78 9 months ago