Belum juga shooting film yang dibintangi aktris Julia Roberts dimulai, sejumlah warga berdemonstrasi di tempat pengambilan gambar di Desa Bentuyung, Ubud, Gianyar, Bali, Kamis (15/10/2009). Warga menilai manajemen pembuat film tidak memberikan Rp 300 juta yang dijanjikan sebagai kompensasi penggunaan desa mereka untuk lokasi shooting.
Warga merasa berkorban banyak untuk shooting film berjudul Eat Pray Love ini. Di antaranya adalah aktivitas yang terganggu karena daerah yang digunakan pembuatan film dijaga ketat petugas keamanan dan tertutup bagi warga. Untung demonstrasi tidak mengganggu rencana shooting setelah warga ditenangkan Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.
Artis Julia Roberts akan mulai melakukan pengambilan gambar film Eat, Pray, Love mulai Kamis (15/10/2009) ini hingga 22 November nanti. Kepastian itu menyusul turunnya surat izin pengambilan gambar dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata serta Badan Pembina Perfilman Daerah (Bapfida) Bali.
Cerita film Eat, Pray, Love diambil dari buku karangan Robert Gilbert berjudul sama. Kisah ini memuat proses pencarian makna ketenangan dan kedamaian hidup di dunia mulai dari Prancis, India, dan berakhir di Bali.
Roberts dijadwalkan akan menjalani pengambilan gambar di Monkey Forest, Ubud, Gianyar, Bali. Di hutan alami yang dihuni kera liar ini bintang film Pretty Woman itu akan beradegan naik sepeda di tengah hutan.
--
hoalah judulnya....kirain kaya kasus maria ozawa..ternyata gara2 g dibayar penyewaan tempatnya
tamimbro 2 years ago 3
Dasar mata duitan,,,padahal kan dampak kedepan nya bagus untuk BALI dan sekitar nya..Nas kleng no
irvanbaim 2 years ago