Mabes Polri memastikan gembong teroris asal Johor - Malaysia yang paling diburu, Noordin M Top, tewas dalam penyergapan di Kampung Kepuhsari, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah. Kepastian itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2009).
Menurut Kapolri, kepastian itu didapatkan setelah aparat melakukan identifikasi di Rumah Sakit Pusat Polri di Kramatjati, Jakarta Timur. Dari identifikasi aparat menemukan 14 titik kesamaan sidik jari jenazah di Solo dengan sidik jari kiri-kanan Noordin M Top. Untuk memastikan, kata Kapolri, setidaknya dibutuhkan 11 titik kesamaan dalam sidik jari.
Meski demikian, untuk memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Noordin polisi tetap akan melakukan uji DNA (deoxiryboza nucleid acid). Hasil uji DNA paling cepat diketahui 30 jam ke depan. Kapolri juga menjelaskan Noordin tidak tewas dengan cara meledakkan diri dengan bom bunuh diri, tapi ia tewas karena tembakkan petugas.
bagian 2
-
Link to this comment:
All Comments (0)