Rembulan sahabat malam
Ia ada saat bintang membutuhkan teman
Ialah wanita yang setia kepada pilihan
Meski kadang ia bagai bulan sabit yang terpenggal
Namun pada saatnya
Ia bisa menjadi purnama
Rembulan tetaplah rembulan yang ditunggu dengan cahaya wajahnya
Pancarannya mencahayai bumi
Liukan tubuh si pemilik cahaya bukan untuk menebar geliat sexy yang ia punya
Namun untuk menebar benih aura sang dewi rinjani
Ratu kecantikan milik para dewa
Akulah sang wanita rembulan itu
Cinta yang ku bawa
Kasih yang ku punya
Bukan hanya untuk lelakiku
Namun juga untuk sesama
Untuk mereka yang membutuhkan
Bukan yang menginginkan
Menteng Dalam, 27 April 2011
Puisi terbaca Cornelia Agatha di Hotel Dharmawangsa (Estee Lauder moment)
Link to this comment:
All Comments (0)