Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

waisak.wmv

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
249 views
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on May 21, 2011

Mandikan Patung Buddha Bermakna Penyucian

Menjelang perayaan Waisak, sejumlah umat lakukan berbagai ritual penting. Salah satunya adalah upacara Pratima Bayi Siddharta yaitu upacara suci pencurahan air bunga kepada Pratima Bayi Siddharta.

Iringan dentingan nada ketukan disertai pembacaan sutra (puja) mengawali upacara sakral pencurahan air bunga kepada Pratima Bayi Siddharta di vihara Ekayana Buddhist Centre pada Selasa (10/5), di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Upacara memperingati kelahiran sang Buddha berlangsung khusuk dan diikuti oleh ribuan umat Buddha yang mengikuti acara ritual tersebut.

Upacara pencurahan air bunga kepada Pratima Bayi Siddharta mengandung makna penyucian diri lahir dan batin. Ini terkait dengan arti Hari Raya Waisak yang oleh umat Buddha disebut dengan hari raya Trisuci Waisak. Pada hari Waisak terjadi tiga peristiwa penting yakni kelahiran Pangeran Sidharta Gautama, tercapainya penerangan sempurna oleh Pertama Gautama dan mangkatnya sang Buddha Gauttama yang semuanya terjadi pada hari yang sama ketika bulan purnama di bulan Waisak. Bagi umat Buddha ritual puja-bhakti bertujuan untuk mengingat kembali ajaran sang Buddha.

Upacara ini memiliki harapan seluruh umat Buddha bisa memiliki sifat seperti bayi yang jauh dari perbuatan negatif, seperti keserakahan, iri hati, kebencian, dendam, dan sifat jelek lainnya. Sehingga timbul sifat-sifat yang baik dan perbuatan baik yang dilakukan melalui pikiran, ucapan dan perbuatan badan jasmani yang tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Ritual ini diikuti mulai dari orang tua, orang dewasa , kaula muda hingga anak-anak. ''Makna dari pemandian itu tidak hanya kepada Buddha, tetapi juga mengandung pensucian diri yang dilakukan melalui pikiran, ucapan dan perbuatan badan jasmani serta meminta perlindungan Buddha untuk menghilangkan rasa dari keserakahan, kebencian, dan kebodohan,'' ucap Bhante Nyanagupta penyelenggara upacara di vihara Ekayana Buddhist Centre.

Upacara Pratima Bayi Siddharta ini merupakan bagian dari perayaan Waisak yang akan jatuh pada Selasa (17/5). Waisak sebagai sebuah hari raya agama Buddha bisa memberikan contoh yang positif kepada setiap orang. Contoh positif yang dapat diteladani adalah pengembangan cinta-kasih kepada setiap makhluk hidup. Wujudnya bisa berupa berdana membantu mereka yang membutuhkan, mendonorkan darah, menjaga lingkungan sekitar dengan hidup sederhana atau perbuatan-perbuatan baik lainnya. (ard)

Category:

Film & Animation

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
Loading...
Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more