Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Who Wants To Live Forever, Fredy Mercury, Gempa Bantul Yogya

Loading...

Sign in or sign up now!
7,194
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Jun 5, 2008

"Who Wants To Live Forever"
by Queen

There's no time for us
There's no place for us
What is this thing that builds our dreams yet slips away
from us

Who wants to live forever
Who wants to live forever....?

There's no chance for us
It's all decided for us
This world has only one sweet moment set aside for us

Who wants to live forever
Who wants to live forever?

Who dares to love forever?
When love must die

But touch my tears with your lips
Touch my world with your fingertips
And we can have forever
And we can love forever
Forever is our today
Who wants to live forever
Who wants to live forever?
Forever is our today

Who waits forever anyway?

=======================================

Hati kita tertunduk penuh duka atas terjadinya bencana alam gempa bumi di Yogyakarta dan kawasan Jawa Tengah sekitarnya Sabtu pagi 27 Mei 2006.

Belasungkawa sedalam-dalamnya dan doa kita tujukan kepada korban yang meninggal akibat bencana tersebut. Harapan kita, kepada saudara-saudara kita ini, demikian pula kepada mereka yang luka-luka dan yang harus mengungsi, dapat kita berikan pertolongan dan bantuan sebaik-baiknya.

Alam memperlihatkan Kuasa Tuhan yang amat menggetarkan, menyentak sebagian besar warga Yogyakarta dan sekitarnya, yang selama beberapa bulan terakhir memusatkan perhatian pada Gunung Merapi yang sedang aktif luar biasa. Siapa menduga bahwa jauh di dalam kulit Bumi sana juga ada aktivitas lain yang lebih subtil untuk ditangkap indera manusia. Di lepas pantai Yogyakarta di Samudra Hindia, lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia bertumbukan dengan dahsyatnya, melepaskan energi yang menyebar dengan kekuatan tak tertahankan untuk ukuran manusia.

Penjelasan di atas kiranya melegakan kita yang tergerak untuk mengaitkan gempa kemarin dengan kemarahan Ratu Laut Selatan (Nyi Roro Kidul). Sekali lagi Allah SWT menunjukkan kekuasaan-Nya dan memberi cobaan serta peringatan kepada kita semua. Ribuan rumah rata dengan tanah, ribuan jiwa meninggal dunia menghadap Illahi akibat terkena reruntuhan bangunan. Bagi mereka yang meninggal dunia, mereka telah dipilih Allah SWT untuk menjadi syuhada.

Kita menerima realitas, Yogyakarta dan sebagian besar wilayah Tanah Air kita lainnya memang rawan terkena bencana alam, baik yang disebabkan oleh aktivitas tektonik maupun gunung berapi. Sebutan negeri zamrud di khatulistiwa beserta keelokan dan kekayaan alamnya seiring dengan sebutan lain yang menggetarkan, seperti pusat ring of fire dan area pertemuan lempeng-lempeng tektonik dunia yang amat aktif. Tak pelak lagi, letusan gunung api dan gempa seumur-umur akan menjadi bagian urusan kita. Namun, justru oleh realitas alam itu, kita diamanatkan untuk menjadi bangsa yang cerdas dan waspada. Alam Indonesia mengamanatkan agar kita punya program mitigasi bencana yang aktif, canggih, dan kapabel.

Pada sisi lain, setiap kali terjadi musibah bencana alam, kita menyaksikan umat manusia dipersatukan tanpa memandang batas negara dan perbedaan-perbedaan. Solidaritas antarmanusia selalu terbangun manakala ada sesama dirundung bencana. Seperti halnya di Aceh, di Nias, dan di wilayah wilayah lain. Pada musibah Yogyakarta ini kita melihat uluran bantuan segera datang dari berbagai pihak, di dalam dan di luar negeri. Semoga semangat kemanusiaan senantiasa juga hidup mewarnai pergaulan manusia pasca bencana.

Di pihak lain, saudara-saudara kita yang sedang berjuang mempertahankan hidup di rumah sakit, para korban luka yang membutuhkan darah, mereka yang kehilangan rumah tinggal, kehilangan kekasih; di Bantul, di Klaten, dan tempat-tempat lain, pastilah sekarang ini sedang menunggu datangnya bantuan. Mari kita sampaikan segera bantuan dan pertolongan kita bagi mereka, dan yakinkan bahwa mereka tidak sendiri di saat menderita sekarang ini. Semoga amal kita diterima oleh Allah SWT dan mendapat balasan yang lebih baik. Amin.

Category:

People & Blogs

Tags:

License:

Standard YouTube License

Link to this comment:

Share to:

Video Responses

This video is a response to Putra Nusantara Amien Rais
see all

All Comments (1)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
  • Nuestros corazones tambien se llenan de tristeza al ver estas catástrofes naturales, el terremoto de Yogyakarta y Java Central, el sábado por la mañana del 27 de mayo de 2006, dejo una estela de dolor sobre sus habitantes, dios nos ampare....

Loading...
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more