Unjuk rasa menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) di Bojonegoro, Jawa Timur, diwarnai bentrokan. Sejumlah demonstran baku pukul dengan aparat keamanan yang menjaga ketat aksi di depan Gedung DPRD Bojonegoro. Dua mahasiswa kini ditahan polisi untuk dimintai keterangan.
Aksi semula berjalan tertib. Massa berjalan kaki dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Gedung DPRD. Di sana, mereka berorasi secara bergantian. Namun, setelah sekian lama berorasi, tak seorang pun anggota DPRD yang keluar menemui demonstran. Hal inilah yang memicu kemarahan pengunjuk rasa.
Massa yang kesal kemudian berusaha merangsek masuk ke Gedung DPRD. Namun, aparat Satuan Polisi Pamong Praja dan polisi yang sejak aksi dimulai menjaga ketat gedung, menghadang serbuan demonstran. Bentrokan fisik pun tak terelakkan. Jumlah aparat keamanan yang lebih banyak membuat demonstran kewalahan. Mereka kemudian kembali berorasi.
Di sisi lain, meski situasi sudah tidak kondusif, anggota DPRD Bojonegoro tetap tak keluar menemui demonstran. Alhasi, pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. Sedangkan, dua demonstran dikabarkan ditahan karena diduga memprovokasi massa, sehingga terjadi keributan.
you are so right!I love INDONESIA but i don`t like Anarkisme,and BLO`on kale!lol..apalagi mahasiswa kan?!!
Zzuegust 3 years ago
bodohnya indonesia, kenapa saat ini malah menjadi bangsa yang anarkis, gak tau malu, padahal gak cuman indonesia yang harga minyaknya naik tapi seluruh dunia, korea, jepang, eropa, inggris, waduh apalagi pelakunya mahasiswa yang jelas-jelas kaum terpelajar dan intelek tapi kenapa harus ricuh............ shame to be indonesian.....
yudhakorea 3 years ago