Harmony - Chinese Sundanese Colaboration
Uploader Comments (andryharmony)
All Comments (32)
-
Beginilah yang seharusnya terjadi di Indonesia tercinta... "pribumi" ga ada berbuat deskriminasi thdp etnis tionghoa, dan etnis tionghoa pun harus mampu berbaur dan tidak sombong thdp orang2 "pribumi".. mari kita berkolaborasi dibawah naungan bendera merah putih.. :)
-
ayyy merinding dengernya, Bravo Indonesia. I love sundanese.
-
Soooo Coool!!! I love it, so beautiful. Genius.
-
hebbbbbbbbbbbbbbbaaaaaaaaaaaaa
aaaaatt :) Great to see stuff like this. -
hebbbbbbbbbbbbbbbaaaaaaaaaaaaa
aaaaatt :) Great to see stuff like this. -
Terimakasih, saya tidak bicara dikotomi. Cerita tahun 60an memang nyata2 ada malah tetangga saya di Solo adalah penari dan guru tari jowo, sehari-hari berbahasa jowo, itu sangat alami . Perlu diketahui wayang wong Istanna Mangkunegara pada awal abad 20 an yang membawa keluar tembok Istana adalah Orang Tionghua. Contoh musik gambang keromong kan alami juga. Jadi disini saya ingin mengatakan bahwa proses akulturasi budaya sudah lama berlangsung, tinggal kita teruskan. Salam Kembali
great....tidak usah berpikiran ideal seperti seniman murni yang menuntut kesempurnaan karya. upaya untuk mencoba kolaborasi ini, patut mendapat acungan jempol. peningkatan estetis karya akan meningkat seiring dengan bertambahnya kuantitas karya. jadi,... tingkatkan frekuensi kolaborasi seperti ini.
wagayanotakaramono 1 year ago
Sebenernya tinggal tunggu yang nanggap, he he.
andryharmony 1 year ago
Lebih khusus, pada tahun 60an di Jowo banyak grup wayang wong atau penari yang di mainkan oleh kaum Tionghua saja atau juga campuran demikian halnya dalang, pemain gamelan, kerocong, seperti gambang kromong, bahkan seolah nuansa china dan sunda berbaur secara alami. Indah sekali. Di Institut Seni Indonsia Surakarta, sekarang masih ada dosen tari putri bernama Nora Kustantinah Dewi, beliau pelaku dan saksi sejarah. Kalau tidak salah di Bandung ada grup Tembang Cianjuran dari warga Tionghua.
hermantoro 2 years ago
Ya, kalau dipaksakan tidak akan bagus. Biarkan secara alamiah saja, tidak perlu ada dikotomi segala rupa. Jika merasa nyaman dengan kesenian tertentu otomatis pasti ingin berpartisipasi, saya sendiri sangat senang dengan musik kecapi suling Cianjuran, wayang kulit tradisional, gamelan bali. Salam Harmony dari Bandung
andryharmony 2 years ago
Akan lebih baik lagi kalau beberapa pemainnya silang, yang Tionghoa main gamelan dan sebaliknya. Juga akan lebih indah lagi kalau dalam kehidupan sehari-hari bisa harmoni seperti alunan musik yan dipagelarkan....Semoga.
hermantoro 2 years ago
Mudah-mudahan, bisa jadi harmoni dalam kehidupan. Dalam grup kami di atas tidak melulu orang Tionghua, jadi sudah terealisasi harapannya.
andryharmony 2 years ago