Ribuan orang mengiringi prosesi pembakaran jenazah Raja Puri Agung Peliatan Ubud IX Selasa 2 November lalu. Tempat jenazah (Bade) setinggi 25 meter ini di usung menuju kuburan Dalem Puri Ubud Bali.
Upacara yang sudah dipersiapkan sejak tiga bulan ini, mengerahkan 6.500 kepala keluarga dari delapan desa se-kecamatan Ubud.
Prosesi berlangsung sangat khusuk dan meriah saat yel-yel dikumandangkan oleh peserta pengusung Bade yang beratnya hampir 10 ton.
Bagaikan lautan manusia, ribuan pengunjung baik lokal maupun manca negara ikut mengiringi prosesi yang berjarak 1,5 km ini.
Alunan instrumen gamelan yang bertalu-talu, mengiringi arakan ini, menambah semaraknya suasana.
Sesampai di kuburan, jenazah diturunkan dari bade lalu dikremasi.
Juru bicara Puri Peliatan Ubud, Cok Gede Putra Nindya mengungkapkan rasa kagum pada masyarakat Ubud yang telah mensukseskan upacara ini.
[Cok.Gede Putra Nindya, Jubir Puri Agung Peliatan]:
"Saya merasa berbahagia dan bangga terhadap komponen masyarakat yang mendukung acara ini, dan tentunya pada kesempatan ini saya atas nama Puri Agung Peliatan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya."
Upacara besar ini biasanya dilakukan oleh keluarga bangsawan, mengingat biaya yang dibutuhkan mencapai milyaran rupiah.
Suyasa melaporkan untuk NTD dari Bali.
Link to this comment:
All Comments (0)