Pangan Darurat Imuno Yoi (1)

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
371 views
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Mar 13, 2011

Sejak lima tahun terakhir ini Indonesia dilanda banyak bencana alam berskala besar. Bencana ini memakan korban jiwa dan harta yang tidak sedikit. Sebut saja Tsunami yang melanda daerah Aceh tahun 2004, kemudian gempa bumi di Yogyakarta tahun 2006, gempa yang melanda daerah Tasikmalaya dan sekitarnya disusul dengan gempa bumi di daerah Padang yang memakan ribuan korban jiwa melayang. Tentu saja, masyarakat di wilayah bencana membutuhkan pertolongan. Mulai dari tenda tempat pengungsian, baju, obat-obatan dan yang terpenting adalah makanan.

Makanan yang mereka perlukan tidak boleh sembarangan. Syaratnya haruslah makanan instant yang siap saji dan kaya akan gizi agar mereka terhindar dari penyakit yang sering melanda para korban bencana alam. Nah, berangkat dari kebutuhan itu, Dr. Retno Dumilah Esti Widjajanti dan Tim Bidang Teknologi Pangan Fungsional, Pusat Teknologi Bio Industri BPPT membuat Formula Pangan Darurat Plus yang mampu memenuhi kebutuhan gizi dan kalori, serta dapat meningkatkan daya tahan tubuh manusia, namanya ImunoYoi.

Menurut Esti, ImunoYoi yang berupa biscuit ini bisa disebutkan bukan biscuit biasa. Kandungan di dalamnya bisa meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Pangan darurat ini dapat berfungsi sebagai pangan fungsional. Dengan menambahkan zat aktif yang dapat menstimulasi sel limfosit (sel yang berperan dalam kekebalan tubuh/immunitas) untuk memperbanyak diri (berproliferasi), akan meningkatkan immunitas host (manusia). Pangan ini menyuplai sebesar + 480 kkal/100 gr. Dengan mengkonsumsi 4 bungkus ImunoYoi, maka kebutuhan energi selama satu hari telah tercukupi. Yang paling penting, bahan baku makanan ini dibuat dari produk lokal (a.l. Tepung ubi kayu, ubi jalar, jagung, tempe, gula), sehingga meningkatkan kemandirian bangsa. Hal ini juga mendukung program pemerintah tentang diservikasi pangan.

Keistimewaan Imuno Yoi ini tidak berhenti sampai di kemasan yang praktis dan siap saji tapi juga karena biscuit ini mampu bertahan dalam jangka waktu yang relatif lama, sehingga tidak cepat rusak/kadaluarsa.

Banyak factor yang membuat ImunoYoi ini bisa menjadi makanan yang tahan lama. Salah satunya adalah factor packagingnya yang dibuat sedemikian hygienis dan padat, sehingga kita tak perlu khawatir, karena biscuit ImunoYoi ini bebas dari bahan pengawet.

Saat ini Imuni Yoi memang baru diberikan pada para korban bencana alam. Dengan harapan para korban bisa memiliki kekuatan tubuh yang maksimal dan tidak gampang terkena penyakit pasca bencana yang menimpa mereka. Tapi sebenarnya, makanan ini juga bisa diperuntukkan bagi orang tertentu yang membutuhkan makanan instant tanpa harus memasaknya lagi.

Karena kandungannya berupa kalori, protein, karbohidrat dan lemak, ImunoYoi aman dikonsumsi oleh siapa saja. Semua kalangan bisa mengkonsumsi biscuit kecil tapi besar manfaat ini. Tak ada batasan, namun harus disesuaikan dengan kebutuhan kalori dari tiap orang.

Sayangnya, produksi biscuit ImunoYoi masih sangat terbatas, jadi masyarakat belum bisa membeli bebas. Saat ini menurut Esti, BPPT memang sedang berusaha agar biscuit ini bisa diproduksi dalam jumlah yang banyak. Untuk ke depannya, memang masih banyak yang akan dilakukan tim BPPT untuk menyempurnakan ImunoYoi, biscuit kaya manfaat ini. Namun, Esti mengharapkan ImunoYoi ImunoYoi, makanan bergizi, tahan lama, dan murah ini dapat dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat. (gs.iy.-adpkipt)

Category:

Education

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
Loading...

Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more