Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Sampah ( Part 02 ): Memahami Karakter Sampah Indonesia

Loading...

Sign in or sign up now!
2,411
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Oct 18, 2008

Sampah sebagai material sisa aktivitas manusia seringkali menjadi penyebab timbulnya masalah manakala tidak mendapat pengelolaan secara pantas. Timbulnya longsor, penumpukan sampah sampai pada munculnya penyakit akibat sanitasi lingkungan yang buruk serta ledakan metan di TPA, masalah kurangnya anggaran (APBD) investasi bagi pengangkutan dari sumber penghasil sampah ke Tempat Pembuangan (TPA) serta berkembangnya penyakit karena rendahnya sanitasi lingkungan adalah beberapa masalah dari sekian banyak kerugian akibat salah kelola sampah.

Selanjutnya, jika dilihat dari karakter sampah, komposisi sampah akan membekali kita memilih teknologi yang dianggap dan diyakini memberi solusi tepat. Berdasar data penelitian, komposisi sampah di perkotaan Indonesia masih diwarnai oleh kehidupan agraris dan perilaku konsumsi non-instant. Hal itu tercermin dari sampah organik atau mudah terurai (degradable ) - yang berasal dari makhluk hidup sejenis sisa sayuran- ikan dan hewan maupun buah-buahan memiliki komposisi penyumbang terbesar; Dan, ini berbeda nyata dibanding komposisi sampah di perkotaan negara maju seperti Singapura, yang dominan disumbang material sampah undegradable ( anorganik) sejenis styrofoam, plastik dan kertas. Dengan pemahaman itu, teknologi yang baik digunakan di suatu negara belum tentu serta merta sesuai bagi pengelolaan sampah Indonesia.

Info detail klik http://www.kencanaonline.com

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
Loading...

0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more