Alert icon
We're changing our privacy policy. This stuff matters.  Learn more  Dismiss

Warga Sidoarjo dan Surabaya Terancam Banjir (1-1)

Loading...

Sign in or sign up now!
Alert icon
Upgrade to the latest Flash Player for improved playback performance. Upgrade now or more info.
5,791
Loading...
Alert icon
Sign in or sign up now!
Alert icon

Uploaded by on Jul 1, 2008

http://jarwoeko.webs.com/

Warga Pinggir Kali Brantas, Kota Sidoarjo dan Surabaya Terancam Banjir akibat Lumpur Lapindo yang di buang ke Kali Porong

Meski kali porong mendapatkan perlakuan Normalisasi dari Pembuangan Lumpur panas Lapindo ke kali tersebut, tetap akan menjadikan Masyarakat was-was dan kwatir akan terjadinya banjir besar di kedua wilayah Surabaya dan Sidoarjo, karena Sumbatan Lumpur Lapido yang di buang ke kali Porong.

Sperti kita ketahui dan lihat di Peta bahwa Aliran kali Brantas yang memanjang dari wilayah Kabupaten Tulungagung ( Jawa Timur Selatan , Debit alirannya terbagi/ tercabang menjadi dua tujuan, yakni; Kali Surabaya dan Kali Porong. Kali Porong Lebih Lebar dari Kali Surabaya hampir dua kali lipat.

di lain sisi menurut sumber dari Lapindo brantas, bahwa klumpur harus di alirkan ke kali untuk mengurangi Volume di dalam Tanggul yang semakin hari semakin bertambah.

Kekwatiran warga di kedua kota ini sangat beralasan, karena;
1. lebar kali surabaya lebih kecil dari Kali Porong, artinya sebelum adanya Lapindo, Debit dari kali brantas yang mengalir ke kali Porong lebih besar, di bandingkan ke Kali Surabaya. air yang mengalir ke kali Surabaya selama ini hanya untuk Pemanfaatan Sumber Air minum ( dengan Pembangunan Dam Mlirip )sehingga sisa limpahan dengan debit besar dialirkan lewat Kali porong. bagaimana jika pada musim penghujan Sungai tersumbat/ tersendimentasukan oleh Lumpur Lapindo?.
2.Meski Lapindo dan Pemerintah, melakukan Pekerjaan Normalisasi Sungai/ Pengerukan Sendimentasi Lumpur, akan menjadi Percuma jika tanggul penahan lumpur jebol bersamaan dengan turunnya hujan di semua wilayah jawa timur. dapat di pastikan tidak ada satu orang ahlipun/ methoda apapun yang dapat mengatasi meningkatnya debit air karena Hujan Deras di hulu sungai brantas,bersamaan dengan luapan lumpur ke kali Porong karena tanggul jebol karena kikisan air hujan serta bertambahnya Volume air di dalam tanggul. Padahal Tanggul sering Jebol, meski tidak pada saat musim Hujan.
3. ketakutan lain, adalah dengan Perpres no 14 thn 2007, jika banjir melanda Surabaya dan wilayah Porong yang berada sebelum Sumber Lumpur. wargakwatir pihak lapindo tidak mau bertanggung jawab jika bencana Banjir memakan Korban jiwa dan Harta masyarakat kecil, kerena selama ini yang terjadi Lapindo tidak mau tahu dan bertanggung Jawab diluar Peta yang di tentukan sepihak oleh Pemerintah SBY, Lapindo tidak mau bertanggung jawab atas areal Persawahan dan Tambak-Tambak yang tersebar di timur Tanggul Sampai muara Pantai sidoarjo,padahal sumber Penghidupan dari Sawah dan Tambak tersebut sangat jelas bersumber dari kali Porong. dan kini mati tidak bisa berproduksi karena Kali sudah tercemar Lumpur. kalau dengan warga porong yang terimbas sumber penghidupannya sehingga menjadi korban juga meski rumahnya tidak tenggelam,lapindo tidak mau bertanggung jawab dengan melimpahkan ke APBN yang juga belum jelas, bagaimana dengan warga Surabaya yang nantinya bisa terkena Imbas Banjir akibat kali Porong tersumbat Lumpur yang Nota bene jauh dari sumber luapan?

Category:

Education

Tags:

License:

Standard YouTube License

  • likes, 0 dislikes

Link to this comment:

Share to:
see all

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!
Loading...
Alert icon
0 / 00Unsaved Playlist Return to active list
    1. Your queue is empty. Add videos to your queue using this button:
      or sign in to load a different list.
    Loading...Loading...Saving...
    • Clear all videos from this list
    • Learn more