Upload

Loading icon Loading...

This video contains content from BANDAI_Co_Ltd, who has blocked it on copyright grounds.

Sorry about that.

SURAT KEPADA REMBULAN

Sign in to YouTube

Sign in with your Google Account (YouTube, Google+, Gmail, Orkut, Picasa, or Chrome) to add TheBiasable's video to your playlist.

Sign in to YouTube

Sign in with your Google Account (YouTube, Google+, Gmail, Orkut, Picasa, or Chrome) to like TheBiasable's video.

Sign in to YouTube

Sign in with your Google Account (YouTube, Google+, Gmail, Orkut, Picasa, or Chrome) to dislike TheBiasable's video.

Loading icon Loading...

Loading icon Loading...

Loading icon Loading...

Ratings have been disabled for this video.
Rating is available when the video has been rented.
This feature is not available right now. Please try again later.

Published on Mar 23, 2013

Ini adalah malam tanpa bayangan.
Gelapnya rapat menutup pandangan.
Maka kutuliskan surat ini untukmu Rembulan.

Maaf bila penuh perih yang merintih.
karena kepingan hatiku mulai berguguran.
Dan masih kugenggam agar tak berserakan.

Rembulan ...
Kenapa malamku kian gelap ?
Sedang asa yang kau kata, ...
Nyata tak pernah ada.

Kau biaskan gelap dari terangmu,
Menusuk dalam hingga jantungku.

Sekarang atau nanti,
semua pasti mengancurkan hati.
Maka biarlah aku pergi
Bersama nyeri membungkus rasa ini.

Tersenyumlah kamu di situ.
Biaskan terangmu pada kekasihmu.
Aku tak ingin menghalangi sinarmu.
Tak kan kucuri pijarmu.
Demi seulas senyum yang tak pernah terkulum.

Seoul, 23-3-2013.

Bukan Supermen

  • Category

  • License

    Standard YouTube License

Loading...
Working...
to add this to Watch Later

Add to