Pihak Majalah Tempo tidak mengetahui terkait hilangnya Majalah Tempo edisi 28 Juni - 4 Juli 2010 di pasaran. Menghilangnya majalah tidak terkait strategi pemasaran. Edisi Juni berisi laporan utama dengan judul 'rekening gendut perwira polisi'. Pihak penerbit rencananya akan mencetak ulang sebanyak 100 eksemplar.
Polri membantah terlibat dalam hilangnya majalah Tempo di pasaran bahkan telah memborong majalah yang memuat artikel Rekening Gendut Perwira Polisi. "Saya melihat sebagai strategi pemasaran saja, karena di Blok M masih ada namun mahal," ungkap Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang di Jakarta, Selasa (29/6/2010). Namun Edward tak membahntah ada oknum polisi yang membeli karena tersinggung atas gambar sampul majalah tersebut.
------
Link to this comment:
All Comments (1)