"Gw di puncak Salak. Tolong kirim tim SAR lewat Tribhuwana... serius. Alas kaki temen2 rusak parah. Makanan terbatas. Gw sendirian yang bisa nyampe puncak. Tolong...", itulah isi sms terakhir yang dikirim Trias, tim pendaki dari Universitas Yarsi, Jakarta Pusat, yang hilang di Gunung Salak, Sukabumi, Jawa Barat [Baca: Enam Mahasiswa Yarsi Hilang di Gunung Salak].
Pukul 11.00 WIB tadi, Selasa (3/2), ketujuh pendaki ditemukan selamat oleh tim search and rescue di jalur pendakian Cimelati, Sukabumi. Meski selamat, kondisi fisik mereka sangat lemah.
Menurut petugas Taman Nasional Gunung Halimun Salak, para pendaki melalui jalur ilegal. Pasalnya, petugas sedang menutup jalur pendakian tersebut akibat cuaca buruk. Jalur akan dibuka tiga bulan lagi. "Mereka tidak melapor terlebih dahulu," ujar salah seorang petugas taman nasional tersebut.
Kini, keluarga para pendaki tengah berbahagia menyambut kepulangan anggota keluarga mereka. Tak terkecuali rekan-rekan mereka di kampus yang sempat membuka posko bantuan di sekretariat pencinta alam.(OMI/Tim Liputan 6 SCTV)
Link to this comment:
All Comments (0)