Liputan6.com, Mojokerto: Warga Desa Kauman, Bangsal, Mojokerto, Jawa Timur, memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan cara unik, yaitu menyebarkan uang baik logam maupun kertas. Tradisi ini dikenal dengan rombekan. Oleh panitia uang disebarkan di jalan desa depan musala setelah acara tasyukuran, Ahad (8/3).
Uang tersebut didapat dari para dermawan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa tak malu saling berebut karena mereka yakin uang yang diperebutkan membawa berkah. Bagi anak-anak momen ini tentu menggembirakan. Selain untuk membeli jajanan, uang itu bisa ditabung. Tradisi rombekan sudah dilakukan warga Kauman turun-temurun dan selalu diperingati menjelang Maulid Nabi.
Lain di Mojokerto lain juga di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Maulid Nabi yang sudah diperingati sejak dua hari lalu ini dilakukan dengan arak-arakan atau disebut dongdang. Dalam dongdang ada replika pesawat tempur, perahu Nabi Nuh, rudal, bahkan bentuk hewan. Dongdang diarak menuju pelataran masjid tempat kegiatan perayaan Maulid Nabi dipusatkan.
Di dalam dongdang terdapat berkat sedekah nasi dan lauk. Makanan itu dikumpulkan dan dibagikan lagi ke warga. Tradisi peringatan Maulid Nabi 12 Rabiul Awwal semacam ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturrahmi dan tradisi leluhur.(YNI/Bambang ronggo dan Budi Santoso)
ach arep rono ach.. ngrayah duet hahahahahaha
jhonangkuk 2 years ago